Wisata di Lamongan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Pengunjung Maharani Zoo dan Goa Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo/detikcom

Lamongan, NewMalangPos – Beberapa wisata di Lamongan sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat bagi pengunjung. Tak ada kendala dalam penerapan aplikasi tersebut.

Seperti dalam uji coba pembukaan Maharani Zoo dan Goa Lamongan. Pengelola Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) mengakui, sampai hari ini belum ada kendala terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Sampai saat ini belum ada kendala untuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Hanya saja pengunjung anak-anak yang tidak diperkenankan masuk sesuai dengan aturan,” kata Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan, Juli Tri Wahyuningtya, melansir Detik News, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga :  Aduh.. Sapi di Lumajang Panik Jadi Tontonan Lalu Kabur ke Jalan Raya

Aplikasi PeduliLindungi belum mengizinkan anak-anak untuk masuk lokasi wisata. Juli tidak menyebutkan jumlah pengunjung anak-anak yang harus balik kanan karena tidak diperkenankan masuk.

“Lumayan Mas (pengunjung anak-anak),” terangnya.

Hal yang sama juga diakui salah satu Direktur Wisata Bahari Lamongan (WBL), Aris Wibawa. Aris menyebut, sampai saat ini belum ada kendala dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Tidak ada kendala untuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi di WBL,” kata Aris.

Lebih jauh Aris juga menyampaikan, jumlah pengunjung di WBL belum banyak karena baru uji coba buka. “Masih sepi Mas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pedagang dan Pengunjung Boleh Masuk Jika Sudah Vaksin

Pembukaan kembali tempat wisata di Lamongan sesuai dengan SE Bupati Lamongan, yang merujuk pada Inmendagri tentang PPKM Darurat COVID-19. Dalam SE tersebut dijelaskan, tempat wisata saat ini sudah diperbolehkan buka dengan pengaturan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 25 persen, penyediaan fasilitas prokes seperti thermal scanner, masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer serta berkoordinasi dengan satgas.

“Mazoola menjadi salah satu obyek wisata outdoor yang masuk dalam uji coba pembukaan untuk umum. Saat ini Mazoola telah masuk pada aplikasi PeduliLindungi. Sehingga salah satu syarat agar dapat masuk pada wisata Mazoola yakni menggunakan aplikasi ini,” kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Bukan untuk Mudik, Bus Antarkota di Terminal Joyoboyo Tetap Beroperasi 6-17 Mei

“Jadi pengunjung harus menunjukkan aplikasi PeduliLindungi, artinya juga anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan masuk obyek wisata. Selain itu penerapan protokol kesehatan yang ketat juga harus dilaksanakan oleh pengunjung. Yakni memakai masker, penggunaan thermal scanner serta pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 25 persen kapasitas dan jam operasional sampai pukul 16.00 WIB,” imbuhnya.(sun/bdh/dtk/jon/nmp)

Pilihan Pembaca