Wajib Diperhatikan, Ini Tips Cari Aman Berkendara Motor Bersama Anak

Surabaya, NewMalangPos – Sepeda motor merupakan trasportasi yang banyak digunakan untuk kegiatan sehari-hari, juga lebih praktis dalam penggunaannya. Tidak jarang motor juga digunakan untuk berboncengan baik untuk orang dewasa maupun anak–anak.

Bertepatan dengan hari Anak yang jatuh pada bulan Juli 2021 ini , Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding MPM Honda jatim memberikan tips Cari_Aman bagi orang tua yang sering mengendarai motor dengan membonceng anak. Berkendara bersama anak perlu menjadi perhatian utama, butuh persiapan dan perencanaan. Tanpa persiapan yang baik, kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Baca Juga :  Rasanya Tak Kalah Gurih, Ini 7 Bahan Alternatif Pengganti Micin

Pertama pastikan sudah menggunakan perlengkapan berkendara yang benar seperti helm, jaket, celana, bersepatu dan bermasker. Pastikan postur tubuh dan umur anak siap untuk dibonceng. Jika postur tubuh anak masih terlalu kecil sebaiknya tidak berkendara sendiri, minimal berdua atau bisa naik angkutan umum karena balita belum bisa memakai helm. Sebab jika perjalanan jauh balita juga harus menggunakan perlengkapan berkendara yang aman.

“Sebaiknya anak baru bisa diajak berbonceng saat kakinya sudah mampu menapak sempurna ke footstep karena akan rentan terjatuh atau terjadi kecelakaan,” kata Hari.

Baca Juga :  David Beckham, Presiden Klub Terkeren di Dunia

Posisi anak di belakang pengendara, agar anak terhindar dari debu dan angin. Dan juga jangan membonceng anak dengan posisi berdiri karena akan membahayakan anak dan juga pengendara.

Pastikan pegangan tangan anak sudah kuat. Jika anak belum bisa berpegangan dengan kuat, bisa gunakan alat pengikat tambahan dengan bahan yang aman dan nyaman agar tidak mudah terjatuh. Untuk bahan pengikat sendiri usahakan menggunaka kain yang nyaman, jangan pakai tali karena bisa membuat anak menjadi tidak nyaman.

Apabila harus berkendara pada jarak jauh , usahakan mencari jalan alternatif yang tidak begitu ramai dan macet. Segera berisirahat sejenak guna menghilangkan penat di perjalanan, juga tidak perlu memaksakan jika anak lelah di jalan.

Baca Juga :  Ketahui Arti Lain dari Bunyi Perut Keroncongan

“Tidak jarang orang tua sering mengajak anak berkendara jauh seperti berangkat ke sekolah pada pagi hari karena jarak rumah dan sekolah yang jauh. Perlu dipastikan ketika membonceng anak khususnya di jalan raya yang ramai, usahakan anak tidak dalam kondisi mengantuk. Jaga kecepatan berkendara saat membonceng anak.” tutup Hari. (ley)