Wabup Malang Tekankan hydrant Di Pasar Tradisional Ada Perawatan Berkala

18
new malang pos
Petugas pemadam kebakaran tampak serius menyemprotkan air pada api yang berkobar guna pemadaman (NMP- Guest Gesang)

NewMalangPos, MALANG – Banyaknya hydrant tidak berfungsi dengan baik  mendapat sorotan dari  Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto. Terutama  hydrant yang ada di pasar-pasar tradisional. Menurut dia, hydrant yang ada di pasar-pasar seyogyanya mendapatkan perawatan dengan baik. Sehingga saat dibutuhkan, hydrant pun dapat berfungsi secara optimal.

Kepada New Malang Pos, orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Malang ini mencontohkan kebakaran yang terjadi di Pasar Lawang April 2019 lalu. Saat kebakaran terjadi tidak satupun hydrant di pasar tersebut berfungsi. Alhasil, penanganan kebakaran pun tak bisa lebih cepat, lantaran petugas PMK yang melakukan pemadaman harus jauh mengambil air.

“Ya itu harus jadi pelajaran. Jangan sampai saat ada kejadian kebakaran, hydrantnya justru tidak berfungsi, sehingga petugas PMK mencari air di tempat jauh. Akibatnya kerugian karena  kebakaran yang harusnya dapat ditekan justru semakin banyak,” ingkapnya.

“Hydrant merupakan sarana penting yang harus berfungsi secara optimal. Terlebih saat terjadi kebakaran, keberadaan hydrant sangatlah penting untuk menyuplai kebutuhan air pada kendaraan pemadam kebakaran,” tambah Ketua DPC PDIzp Kabupaten Malang ini. (ira/ggs)