Usai Vaksin, Gratis Rekreasi di Taman Rekreasi Sengkaling UMM

Peserta vaksin dapat bonus wisata gratis di Taman Rekreasi Sengkaling UMM. (NMP-M.Prasetyo Lanang)

MALANG, NEW MALANG POS-Banyak cara bisa dilakukan untuk menarik minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Salah satunya seperti yang dilakukan di Taman Rekreasi Sengkaling (TRS), Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis (21/10). Disana vaksinasi dilakukan di area tempat wisata. Setelah divaksin, pengunjung bisa menikmati tempat wisata TRS secara gratis.

Percepatan vaksinasi terus dilakukan pemerintah Kabupaten Malang yang bekerjasama dengan sejumlah pihak diantaranya TNI, Polri dan pelaku wisata. Serbuan vaksinasi Covid-19 kali ini disediakan 1.000 dosis. Menyasar masyarakat umum yang belum vaksin dan yang telah menyelesaikan vaksinasi dosis pertama.

Baca Juga :  Sempat Ditolak, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Swab Antigen Warga Bantur

Kepala Marketing Taman Rekreasi Sengkaling UMM, Yeni Dwi Kurniawati menjelaskan kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Sengkaling dengan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

“Seribu vaksin dan seribu tiket masuk ini kami adakan untuk warga Malang. Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa vaksin itu menyenangkan, makanya kita gelar di sini,” terang Yeni saat ditemui New Malang Pos.

Yeni menyebut, selain bisa mengejar target vaksinasi yang terus ditingkatkan juga bisa mengenalkan wisata yang aman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Punguti Sampah, Wabup Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Selain itu, baginya upaya ini dalam rangka membantu pemerintah untuk bisa menekan Covid-19 dan PPKM di wilayah Kabupaten Malang semakin melandai.

“Intinya membantu program Pemerintah Kabupaten Malang segera level 2, agar berdampak ke destinasi pariwisata yang lain. Meski Sengkaling sudah melakukan uji coba sesuai izin dari kementrian, namun ini sebagai solidaritas ke pariwisata lain,” tambahnya.

Vaksinasi bonus wisata di Sengkaling UMM digelar selama dua hari hingga hari ini, Jumat (22/10) dengan kuota 500 dosis per hari.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Rumah Warga Pakisaji

Dewi, Koordinator Imunisasi Puskesmas Dau, yang bertugas sebagai vaksinator menerangkan, untuk usia 12-17 tahun akan menerima vaksin Pzifer sedang untuk usia 18 tahun ke atas dijatah vaksin Astra Zeneca.

“Berlaku bagi masyarakat umum, dosis satu atau dua bisa dilayani jika sesuai waktunya, untuk vaksinasi kali ini, timnya sekitar 20 orang mulai screening hingga vaksinator dan admin,” rincinya.

(tyo/jon/nmp)

artikel Pilihan