Urus Izin Usaha Cukup 10 Menit

SOSIALISASI: Kepala DPMPTSP Subur Hutagalung memberi sambutan sosialisasi kemudahan perizinan berusaha dan kebijakan penanaman modal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Malang.

NEW MALANG POS, MALANG – Pelaku usaha tak perlu membutuhkan waktu lama untuk mendapat perizinan. Cukup 10 menit, izin usaha dapat diterbitkan. Ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Subur Hutagalung, Selasa (12/10).

Ditemui usai membuka kegiatan sosialisasi kemudahan perizinan berusaha dan kebijakan penanaman modal bagi pelaku UMKM Kabupaten Malang di Solaris Hotel, Subur mengatakan saat ini tidak ada lagi kata lambat dalam mengurus izin.

Terlebih dengan adanya aplikasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA), pelaku usaha dapat mengurus izin secara mandiri.
“Jika semua persyaratannya lengkap, sekitar 10 menit izin itu sudah bisa diterbitkan,’’ katanya.

Baca Juga :  Jaring Aspirasi Warga Lewat Bina Wisata

Ia menambahkan, aplikasi OSS RBA merupakan aplikasi yang didesain khusus untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan perizinan berusaha. Adanya aplikasi tersebut, juga meminimalisir bertemunya warga dengan petugas.

“Karena untuk memohon perizinan bisa dilakukan di rumah dan tidak bertele-tele,” ujarnya. Menurutnya pemohon cukup masuk ke dalam aplikasi, lalu mengisi formulir sesuai izin yang dibutuhkan.

Jika pelaku usaha tidak paham dengan pengurusan izin melalui aplikasi, tidak perlu khawatir. Karena DPMPTSP Kabupaten Malang telah menyediakan sarana dan prasarana untuk pengurusan izin.

Baca Juga :  Pemkab Malang, BNPT dan Perhutani, Sepakati MoU Cegah Radikalisme

“Bagi yang belum bisa mengurus secara mandiri, kami siap membantu. Kami sudah menyiapkan petugas terlatih berikut dengan prasarananya untuk membantu masyarakat,’’ ucapnya.

Menariknya, petugas yang dipilih membantu pelaku usaha ini tidak sekadar bekerja di kantor. Tetapi juga melakukan jemput bola ke masyarakat. “Karena prinsipnya kami ingin memudahkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’ urainya.

Sementara sosialisasi yang digelar kemarin, bertujuan supaya pelaku usaha mempunyai legalitas sesuai dengan peraturan dan perundangan . Kegiatan sosialisasi digelar selama tiga hari dengan peserta 50 orang setiap harinya.

Baca Juga :  BLT Pekerja Diskriminatif

Disinggung tingkat kesdaran masyarakat dalam pengurusan izin usaha, Subur mengaku terus mengalami peningkatan. Bahkan beberapa waktu lalu, ada pelaku UMKM yang bergerak dibidang tambal ban juga mengurus.

“Karena izin usaha ini, selain mendapatkan legalitas juga kemudahan mengembangkan usaha,’’ tandasnya.(ira/adv/sir/agp)

artikel Pilihan