Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo Bakal Menyeramkan

PERSIAPAN: Petugas melakukan persiapan pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 yang akan digelar Jumat (23/7) besok.

TOKYO, NewMalangPos – Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional, Jepang, Jumat (23/7) besok, bakal menjadi pertunjukan yang menyeramkan. Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 dipastikan tidak akan menampilkan pertunjukan seni, koreografi massal, atau permainan cahaya lampu, dan kemegahan.

Sebaliknya Produser Eksekutif Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo, Marco Balich, mengatakan opening ceremony kali akan berlangsung menyeramkan.

“Tim kami di Jepang harus berpikir keras bagaimana mempromosikan keindahan negara mereka dan menggabungkan antara ketakutan dan kekhawatiran yang terkait dengan Olimpiade dan infeksi dan penyakit,” kata Balich.

Meningkatnya kasus Covid-19 di Tokyo telah membuat penyelenggaraan Olimpiade telah ditunda pada 2020 dan baru bisa digelar tahun ini. Bahkan penyelenggaraan pesta olahraga internasional terbesar tahun ini juga masih mendapat pertentangan karena kekhawatiran dapat menjadi klaster penyebaran virus corona.

Baca Juga :  Aksi Backheel Ajaib Ronaldo di Laga Portugal vs Jerman Viral

Sejauh ini telah terdapat 71 kasus positif Covid-19 yang ditemukan di Olimpiade Tokyo hingga Selasa (20/7).
“Ini akan menjadi upacara yang jauh lebih serius. Namun tetap menampilkan estetika Jepang yang indah. Sangat [bernuansa] Jepang tetapi juga selaras dengan kondisi hari ini,” kata Balich yang juga bertanggung jawab pada upacara pembukaan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu.

Meski demikian Balich berjanji akan memberikan yang terbaik agar pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 ini tidak mudah untuk dilupakan. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat sesuatu yang unik dan mudah-mudahan menjadi satu-satunya (dalam sejarah) di Olimpiade,” ujar Balich.

Baca Juga :  AS Janjikan Indonesia Miliaran Dolar Asal Normalisasi Israel

Sementara itu Indonesia punya peluang meraih medali sehari setelah upacara pembukaan.
Beberapa atlet Indonesia akan bertanding di Olimpiade Tokyo pada Sabtu (24/7). Sebagian berlaga di cabang olahraga badminton yang mempertandingkan laga penyisihan grup, sementara yang lain langsung tampil dalam partai perebutan medali.

Wakil-wakil tim Merah Putih di cabang olahraga menembak, panahan dan angkat besi akan langsung berhadapan dengan duta negara lain dalam persaingan memburu medali.

Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba yang tampil di Olimpiade 2020 melalui jalur wild card akan bertanding dalam cabor menembak nomor 10 meter air rifle putri di Lapangan Tembak Asaka, Tokyo. Pertandingan kualifikasi nomor 10 meter air riffle putri akan berlangsung pada pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 06.30 WIB pada Sabtu pagi.

Baca Juga :  Disuruh Menyerah, ini Dia Sosok Pembuat Teknologi Hypercar

Jika berhasil menembus babak putaran final, maka Vidya akan berlaga di pertandingan perebutan medali pada pukul 08.45 WIB.

Kans medali lainnya hadir di cabang panahan yang mempertandingkan nomor beregu campuran. Di nomor ini Diananda Choirunissa akan berduet dengan Riau Ega Agata Salsabila. Jika Riau Ega berhalangan maka akan diganti dengan Alvyanto Bags Prastyadi. (rhr/nva/cnn/jon)