Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Bangkitkan Semangat Usaha Warga Kungkuk

SINERGI: Tim abdimas dosen Unitri dan kelompok wanita srikandi Kampung Kungkuk Kota Batu.(FOTO : IST)

MALANG, NewMalangPos – Tim dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang memberikan pelatihan sekaligus menyumbangkan seperangkat alat kepada pelaku usaha mikro. Kali ini sasaran mereka adalah Pelaku usaha Enting Jahe dan Enting Kacang yang ada di Kampung Kungkuk, Kota Batu. Usaha tersebut dikelola oleh Kelompok Wanita Srikandi.

Tim dosen ini tergabung dalam kelompok pengabdian kepada masyarakat Unitri. Mereka adalah Karunia Setyowati Suroto S.Pt, M.P selaku ketua pengabdian, serta Dr. Muhamad Rifa’I, S.E., M.M. dan Retno Ayu Dewi Novitawati S.E., M.M sebagai anggota. Kegiatan abdimas ini juga dibantu dan didukung oleh Dosen dari Program studi Agribisnis diantaranya Dr. Eri Yusnita Arvianti, S.P., M.P., dan Herdiana Anggrasari, S.P., M.Sc yang membantu dibidang e-commerce.

Baca Juga :  Guru Besar Jurusan Biologi FMIPA UM Meninggal Dunia

Karunia Setyowati Suroto S.Pt, M.P mengatakan, terjadinya pandemi covid-19 menyebabkan usaha tersebut hampir gulung tikar. Karenanya tim dosen Unitri ingin membangkitkan semangat kelompok wanita “Srikandi” di Kampung Kungkuk agar dapat bangkit di tengah sulitnya kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Alat yang diperbantukan berupa satu set mesin. Bantuan mesin tersebut dapat membuat proses produksi menjadi lebih efisien. Selain itu dosen juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kelompok. “Mulai dari pelatihan pembuatan enting dengan menggunakan mesin, pengemasan dan labelling hingga cara pemasaran secara online atau e-commerce,” ujar Karunia Setyowati.

Baca Juga :  Rancang Infrastruktur Jalan di Kawasan Wisata Perkemahan Bedengan

Dampak kegiatan tersebut dari sisi ekonomi dan sosial dapat terlihat dari peningkatan keterampilan dan pengetahuan kelompok terhadap materi, pelatihan, dan pendampingan usaha yang telah dilakukan tim Abdimas Unitri. Peningkatan produktivitas ditandai dengan peningkatan jumlah produksi.

Dan dengan adanya pelatihan e-commerce juga telah meningkatkan permintaan produk enting kacang dan enting jahe. Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara langsung dengan mengunjungi mitra namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Harapannya dengan usaha ini dapat membangkitkan usaha di Kampung Kungkuk supaya lebih bergairah dalam menata perekonomian keluarga di masa pandemi,” tandasnya. (imm)

Pilihan Pembaca