Universitas Katolik Widya Karya Malang Gelar Wisuda ke-37, Wisudawan Tetap Rendah Hati Dan Berintegritas

KHIDMAT: Rektor Unika Widya Karya, Fr. Dr. M. Monfoort, BHK., SE., M.Pd., MM., MH., M.AP., M.Ak. bersama anggota senat dalam acara wisuda sarjana dan ahli madya yang ke-37

MALANG, NewMalangPos – Dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Berbagai kemajuan dan perubahan di berbagai bidang terjadi dengan begitu cepat. Universitas Katolik Widya Karya Malang telah mengantisipasi itu. Berbagai program dan terobosan strategis dilakukan. Guna mempersiapkan para yang lulusan kompeten.

Sebagai bukti, Perguruan Tinggi yang berada di Jalan Bondowoso Kota Malang ini, kembali meluluskan ratusan mahasiswanya. Rapat Terbuka Senat digelar secara daring, pada Sabtu (14/8) lalu. Pengukuhan wisudawan dilakukan sebagai gerbang bagi para lulusan untuk mengabdi dan berkiprah untuk bangsa dan negara.

Wisuda angkatan ke-37 ini diikuti sebanyak 121 lulusan. Terdiri dari 117 wisudawan dari Program Sarjana dan 4 wisudawan dari program Ahli Madya. Mereka mengikuti dari rumah masing-masing dengan didampingi orang tua. Meskipun begitu, acara tetap terlaksana dengan khidmat dan penuh makna.

Rektor Unika Widya Karya, Fr. Dr. M. Monfoort, BHK., SE., M.Pd., MM., MH., M.AP., M.Ak. mengingatkan kepada para lulusan agar tetap menjadi pribadi yang rendah hati. Meskipun saat ini mereka sudah bergelar sarjana maupun ahli madya. “Maka dimanapun berada anda tetap memiliki integritas yang tangguh dan berjiwa empati dimanapun berada,” katanya.

Baca Juga :  UMM Punya Guru Besar Baru Bidang Logistik dan Rantai Pasok

Frater Monfoort, sapaan akrabnya, juga mengingatkan kepada para wisudawan bahwa tantangan ke depan semakin berat. Lulusan Unika Widya Karya harus mampu beradaptasi dengan situasi tersebut. Dengan tetap menjaga jati diri dan integritas yang tinggi.

“Ilmu dan peradaban berubah begitu cepat. Harus punya jati diri. Meskipun nantinya skill dan kompetensi ikut berubah seiring dengan kebutuhan zaman, namun tetap memiliki kepribadian yang menjadi panutan,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan studinya. Terlebih saat ini dalam kondisi pandemi. Perkuliahan dan layanan pendidikan dilaksanakan secara daring. “Selamat kami sampaikan kepada wisudawan angkatan ke-37 yang telah menyelesaikan studinya dengan penuh semangat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pria asal Flores ini menerangkan bahwa selama kuliah daring Unika Widya karya tidak hanya mengandalkan inovasi. Namun pelayanan terbaik. Pelayanan yang dapat mengakomodir kebutuhan belajar seluruh mahasiswa. Sehingga meskipun kuliah jarak jauh, mahasiswa dapat melaksanakan tugas belajarnya dengan baik.

Baca Juga :  Sambut MBKM, ITN Malang Terus Tingkatkan Mutu

Ia mengakui, semangat mahasiswa kerap kali kendor saat menjalani situasi yang tidak biasa seperti saat ini. Maka dosen harus mengambil peran lebih agar pelaksanaan pendidikan tetap berjalan maksimal.

“Kami selalu memberikan motivasi kepada dosen untuk menjadi penyelamat mahasiswa. Dosen harus pro aktif. Untuk menghidupkan semangat mahasiswa. Meskipun banyak sekali kendala dan kesulitan,” imbuhnya.

Frater Monfoort pun tak segan menyampaikan apresiasinya kepada para dosen yang kadang tidak mengenal waktu untuk mengajar. Sampai menjelang larut malam pun masih mengajar. Karena harus menyesuaikan dengan kesempatan dan kemampuan mahasiswa untuk daring.

Menurutnya pelayanan dosen Unika Widya Karya terus optimal. Karena pelayanan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam kesulitan yang dihadapi saat pandemi seperti ini. Dan itu telah dibuktikan oleh para dosen yang semangatnya tak pernah surut dalam mendidik dan melayani.

Banyak aspek yang terus dibenahi dalam situasi pandemi. Sehingga kerja keras para dosen telah menghasilkan para lulusan yang tangguh, terampil, kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. “Meskipun dilalui dengan cara yang tidak mudah,” kata dia.

Baca Juga :  Keren, OSPIS Virtual

Dalam kegiatan Rapat Terbuka Senat tersebut, Ketua Yayasan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Katolik Adi Sucipto, Romo Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd., Pr. turut menyampaikan apresiasi kepada para lulusan. Ia berharap para wisudawan memulai tugas baru dengan mengamalkan ilmu dan keterampilan sebagai bakti kepada bangsa dan masyarakat Indonesia. “Saya mendoakan sukses untuk anda semua. Dan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan kepada kami,” ucapnya.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, turut berbangga terhadap andil dan kiprah Unika Widya Karya. Sebagai salah satu perguruan tinggi yang ada di Kota Malang, menurutnya Unika Widya Karya telah mendukung terhadap kemajuan dunia pendidikan. “Kami ucapkan selamat atas terselenggaranya wisuda ke-37 ini, sukses selalu untuk wisudawan dan civitas akademika Unika Widya Karya,” ucap Sutiaji. (adv/imm)

artikel Pilihan