Universitas Islam Malang (Unisma), Kembali Dipercaya Sebagai Tempat UTBK

3
BERKARAKTER: Mahasiswa Unisma tidak kalah terampil dan cerdas dengan mahasiswa PTN. Mereka menjadi agen perubahan untuk Islam dan peradaban dunia

MALANG, NewMalangPos – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tengah berlangsung. Bahkan direncanakan hingga gelombang kedua yang akan berakhir pada awal Mei mendatang.

Ada empat Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang yang menyelenggarakan. Membludaknya peserta UTBK SBMPTN tahun ini, membuat PTN harus bekerjasama dengan kampus lain. Dalam hal ini, yang dipilih salah satunya adalah Universitas Islam Malang (Unisma).

Tahun lalu pun demikian. Sehingga tahun 2021 ini Unisma Malang kembali dipercaya menjadi mitra penyelenggara pelaksanaan UTBK SBMPTN. Karena berdasarkan evaluasi tahun lalu, Unisma menjadi mitra yang sukses menggelar UTBK.

Unisma Malang tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dilakukan demi mencegah adanya klaster baru penyebaran virus yang dikhawatirkan akan muncul. UTBK dilaksanakan secara serentak mulai (12/4) lal. Untuk periode pertama akan berakhir pada 18 April 2021 mendatang.

Sedangkan gelombang kedua, dilaksanakan pada 26 April sampai 2 Mei 2021. Hasil UTBK ini digunakan untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021.

Peserta UTBK yang ujian di Unisma sebanyak 2.528 peserta. protokol kesehatan dimulai dari masuknya peserta ujian dari gerbang masuk. Sebelum memasuki gerbang diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas dan disemprotkan hand sanitizer.

Demikian juga, sebelum memasuki ruang kelas juga diminta untuk mencuci tangan di wastafel yang sudah disediakan. “Harapan kami, UTBK yg dilaksanakan di Unisma berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Wakil Rektor 4 Bidang Kelembagaan, Publikasi, dan Teknologi Informasi Unisma Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, MP.

UTBK tahun 2021 masih sama dengan 2020 yang dilaksanakan di masa pandemi. Karena itu, protokol Kesehatan tetap kami terapkan dengan ketat. Hanya peserta yang boleh masuk kampus. sedangkan pengantar menurunkan peserta di drop-zone depan gedung Utsman bin Affan.

Istirochah menjelaskan untuk mendukung terlaksananya UTBK SBMPTN yang kondusif dan lancar, tim IT Unisma sdh mempersiapkan jaringan dan server. Termasuk juga telah melakukan pengecekan pada 165 PC dan 34 PC cadangan sejak dua minggu sebelum UTBK dimulai.

Selain itu Unisma juga menyiapkan lima gedung dengan 12 ruangan kelas. Fasilitas itu untuk menampung 2.428 peserta UTBK. Dalam kesempatan tersebut Unisma sekaligus mengenalkan sarana dan prasarana bagi mahasiswa yang kuliah di kampus NU tersebut.

Oleh karenanya, Istirochah bagi peserta UTBK yang belum beruntung diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), bisa menjadikan Unisma sebagai Perguruan Tinggi tujuan untuk melanjutkan studi.
“Sebab kami (Unisma) tidak kalah dengan PTN. Unisma saat ini berada di peringkat 44 dari 4.670 PTN-PTS se-Indonesia. Jika jumlah PTN saat ini 122 PTN, maka Unisma tidak kalah kualitasnya dibanding dengan Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Indonesia”, tuturnya. (imm/)