Universitas Islam Malang, Fasilitasi Vaksin Warga Dan Pesantren

TINJAU: Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si bersama para wakil rektor, Direktur RSI Unisma meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di IIBS Thursina

MALANG, NewMalangPos – Bakti untuk negeri, kembali dilakukan Universitas Islam Malang (Unisma). Kali ini untuk pertama kalinya, Unisma menggelar vaksinasi di luar kampus.

Tempatnya di Villa Bukit Tidar Merjosari Lowokwaru Malang, Selasa (17/8) kemarin. Diikuti oleh 700 warga sekitar, sesuai kuota dosis yang disediakan.

Dalam kegiatan ini Unisma bekerjasama dengan RSI Unisma dan Satgas Covid-19 Villa Bukit Tidar. Dan tentu menjadi berkah tersendiri bagi warga setempat, mengingat vaksin saat ini diburu oleh masyarakat luas.

Ketua Satgas Covid Villa Bukit Tidar, Muwafik Saleh menyampaikan vaksinasi bekerjasama dengan Unisma kali ini merupakan vaksin kemerdekaan. Karena bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI.

Ia pun menyampaikan terimakasih kepada Unisma yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Sebab sejak pandemi melanda banyak upaya yang telah dilakukan demi penanganan covid-19.

Mulai dari upaya pengamanan maupun bantuan sosial yang diberikan kepada warga. Dan kini pihaknya pun bersyukur mendapat bantuan dosis vaksinasi dari Unisma. “Terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada Rektor Unisma dan Direktur RSI. Yang Telah memfasilitasi vaksinasi massal ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rektor ITN Wafat, Pemerintah Kota Malang Sangat Kehilangan

Menurutnya, tidak banyak kegiatan vaksinasi yang digelar di skala RW. Berkat dukungan Unisma warga RW 11 Villa Bukit Tidar Merjosari, kini telah divaksin dosis pertama.

Ia menuturkan, kegiatan vaksinasi terasa spesial. Pasalnya kegiatan ini murni melibatkan warga. Mereka pun berpartisipasi aktif memberikan dukungan. Berupa penyediaan konsumsi berupa makanan dan minuman.

Bahkan semua partisipan mendapat kue dan susu usai divaksin. Itu semua hasil bantuan dari warga yang memberikan secara sukarela. “Kami bersyukur karena kegiatan ini juga didukung oleh program jemput sedekah. Dilaksanakan oleh warga dan untuk warga,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menyampaikan dengan menggelar vaksinasi di laur kampus, Unisma telah memperluas ekspansi dan memberikan kontribusi pada masyarakat, bangsa dan negara. Vaksinasi menjadi program pemerintah dengan tujuan supaya kekebalan masyarakat di era pandemi dapat terjaga. “Ini bagian dari ikhtiar kita, semoga Allah menjauhkan penyakit ini dari kita semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Masuk Zona Kuning, Kabupaten Jombang Gelar Sekolah Tatap Muka

Ketua Umum Forum Rektor PTNU tersebut menambahkan, vaksinasi merupakan suatu gerakan Unisma untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sehat. Warga pun tidak perlu berbondong-bondong untuk berebut jatah vaksin.

Sistem yang diterapkan cukup mudah. Sehingga tidak mempersulit peserta vaksinasi. “Dengan lahir dan batin yang sehat kita bisa menjaga dan membangun budaya dan peradaban manusia. Terimakasih atas kerjasama ini. Antara Unisma, RSI, dan Villa Bukit Tidar,” ucapnya.

Unisma bersama RSI Unisma Malang menyiapkan empat tim vaksinator. Mereka bekerja dengan penuh dedikasi. Termasuk tim layanan lainnya. Mulai dari proses screening hingga pencetak kartu vaksin.

Vaksinasi dilaksanakan di GOR RW 11. Bagian screening, vaksin dan input data ada di dalam ruangan. Sedangkan tempat menunggu dan tim cetak kartu ada di luar. Hal tersebut ditujukan agar tidak terjadi penumpukan banyak orang dan tetap protokol kesehatan.

Baca Juga :  Yayasan PIM Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Kegiatan vaksinasi dengan 700 dosis vaksin Sinovac ini juga dihadiri oleh para Wakil Rektor Unisma, Direktur RSI Unisma Malang, dan Kapolsek Lowokwaru. Mereka hadir untuk memberikan semangat kepada para peserta vaksinasi.

Usai pembukaan di Villa Bukit Tidar, Rektor dan Wakil Rektor Unisma bergeser ke Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Landungsari Malang. Yang sebelumnya dikenal dengan nama Tazkiya. Unisma juga menggelar vaksinasi di pesantren tersebut. “Vaksinasi kali ini istimewa. Karena baru pertama digelar Unisma di luar kampus. Dengan menggandeng warga masyarakat dan lembaga pendidikan,” terangnya.

Di IIBS Thursina, Unisma memberikan bantuan 300 dosis vaksin. Dan rencana dalam waktu dekat ekspansi vaksinasi kampus kebanggaan Nahdlatul Ulama (NU) ini akan berlanjut ke daerah-daerah yang ada di kabupaten Malang. Dengan menggandeng kecamatan, pondok pesantren atau sekolah-sekolah. (imm)

Pilihan Pembaca