Twibbon Kemerdekaan

MALANG, NewMalangPos – Beragam cara ditempuh orang dalam merayakan Kemerdekaan RI yang ke 76. Berbagi foto dengan ucapan yang disertai bingkai menarik dibuat dan dibagikan banyak pengguna media sosial. Itulah twibbon, sebuah ilustrasi visual yang akhir-akhir ini jadi tren setiap ada momen spesial. Perayaan Kemerdekaan RI kali ini juga diramaikan oleh aneka twibbon dari instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat.

          Twibbon merupakan sebuah media yang selama ini digunakan untuk promosi berupa foto yang digabungkan dalam bingkai yang diedit sedemikian rupa hingga terlihat lebih menarik. Twibbon biasanya digunakan untuk promosi acara tertentu, perlombaan, dan aneka kampanye. Twibbon telah menjadi media promosi yang banyak digunakan seiring dengan situasi pandemi yang belum teratasi.

          Media twibbon familiar bagi anak-anak hingga orang dewasa. Bertebaran twibbon yang dibuat oleh lembaga pendidikan dari mulai PAUD hingga perguruan tinggi. Pada momentum 76 tahun Indonesia kali ini banyak pihak juga membuat desain twibbon kemerdekaan yang dapat diunduh secara gratis. Ada pula yang menggelar lomba desain twibbon kemerdekaan.

          Aneka twibbon kemerdekaan membuat semarak perayaan 17-an tahun ini. Walaupun tak banyak lomba-lomba seperti saat sebelum pandemi, kemunculan twibbon di beragam platform media sosial menjadikan semarak perayaan kemerdekaan dapat dirasakan masyarakat. Lewat unggahan twibbon di Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp, menjadikan nuansa perayaan kemerdekaan Indonesia jadi tetap semarak.

Spirit Merdeka Pandemi

          Tema peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tahun ini adalah “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” dengan logo tulisan tujuh puluh enak tahun. Tema tersebut menggambarkan kehidupan dalam berbagai hal, terutama dalam situasi pandemi. Saat keadaan sulit karena pandemi, Indonesia harus tetap tangguh dan tumbuh. Indonesia tak boleh menyerah dan kalah. Laju perekonomian pun diharapkan bisa tumbuh menggembirakan.

Baca Juga :  BONDET, Korbannya Wanita

          Aneka twibbon hadir sebagai penyemangat di tengah bangsa ini masih terpuruk melawan wabah virus yang masih belum dapat dijinakkan hingga kini. Spirit yang diusung dalam aneka twibbon dapat membangun harapan dan semangat untuk tetap optimis dalam menghadapai situasi sulit pandemi. Orang-orang yang membuat twibbon dan membagi-bagikannya sejatinya ingin menyebarkan spirit kepada sesama agar tetap kuat dan tangguh hadapi pandemi.

           Twibbon dengan nuansa warna merah putih menjadi spirit seperti warna bendera merah putih yang menunjukkan keberanian dan kesucian. Optimisme ditunjukkan dengan bendera merah putih, bukan hanya bendera putih yang sempat beberapa waktu lalu dikibarkan sejumlah pengelola hotel dan tempat wisata sebagai tanda mereka menyerah dengan keadaan.

          Seperti dalam kutipan pidato kenegaraan Presiden Jokowi pada tanggal 16 Agustus lalu, Jokowi menganalogikan bahwa pandemi Covid-19 bagaikan api. Di satu sisi, api memang dapat membakar, namun di sisi lain api juga mampu menerangi. Presiden Jokowi mengajak semua pihak bijak dalam mengambil hikmah dan pelajaran dari pandemi yang masih terjadi saat ini.

          Dalam pidatonya, Presiden mengungkapkan kalau terkendali, api itu bisa menginspirasi dan memotivasi. Pandemi ini harus bisa menjadi ajang untuk menerangi dan mawas diri, memperbaiki diri, serta menguatkan diri dalam menghadapi tantangan masa depan. Jokowi mengibaratkan bahwa pandemi itu seperti kawah candradimuka yang menguji, yang mengajarkan, dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat kepada kita, beban yang penuh dengan risiko, dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya.

Baca Juga :  Mudah Akses Layanan Oksigen Gratis Bakorwil

Pandemi dan Inovasi

          Sementara itu, pemerintah juga secara resmi membuat portal online bernama Rumah Digital Indonesia sebagai wadah merayakan kemerdekaan di tengah pandemi. Rumah Digital Indonesia telah mewadahi kepentingan masyarakat dalam ikut merayakan hari kemerdekaan secara virtual. Semua pihak dapat berperanserta dengan melakukan kegiatan di Rumah Digital Indonesia, seperti bermain lomba khas 17-an hingga menikmati berbagai kesenian dan budaya khas daerah di Indonesia.

          Lahirnya Rumah Digital Indonesia merupakan salah satu contoh inovasi. Pandemi mengajak semua orang berfikir lebih kreatif dan produktif agar bangkit dari keterpurukan. Pandemi menuntut orang melakukan cara berfikir kreatif (critical thinking) dan kreatifitas (creativity) seperti yang menjadi kata kunci dalam era digital saat ini. Ada atau tak ada pandemi, tuntutan berkreasi di ranah digital telah menjadi keniscayaan dalam segala bidang kehidupan.

          Inovasi tak hanya dalam merayakan hari kemerdekaan, namun mengisi kemerdekaan juga butuh inovasi. Kini dalam banyak sektor kehidupan, cara-cara lama yang hanya mengulang rutinitas telah diubah dengan cara-cara baru yang lebih efektif dan efisien. Lahirnya teknologi informasi dan komunikasi telah menjadikan banyak perilaku jadul ditinggalkan orang dan beralih pada cara-cara baru yang difasilitasi oleh teknologi.

Baca Juga :  Sang Ibu : "Serentak Bergerak, Merdeka Belajar ???"

          Situasi pandemi memang tak pasti. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih terus diperpanjang entah sampai kapan. Sepertinya kita semua perlu bersiap hidup berdampingan dengan Covid-19. Kenyataan ini tentu menuntut konsekuensi agar kita mengedepankan disiplin prokes dan mengadopsi beragam inovasi dalam menjalani kehidupan yang aman dan terhindar dari pandemi. Kondisi ini menuntut perubahan sikap dan perilaku masyarakat.

          Situasi pandemi memang telah membelenggu. Pandemi telah membatasi gerak dan mobilitas masyarakat. Situasi sulit terjadi dipicu wabah virus Covid-19 ini. Namun ada hikmah dibalik pandemi. Pandemi telah melahirkan sejuta inovasi. Pandemi telah memunculkan beragam kreatifitas. Pandemi juga telah membangun sikap optimisme agar kita mampu menjalani musibah ini dengan tetap sabar dan disiplin menjalankan protokol kesehatan serta semakin memperkokoh rasa solidaritas dan kebersamaan.

          67 tahun kemerdekaan Indonesia patut disyukuri dan terus diisi dengan berbagai pembangunan di segala bidang. Sejumlah harapan masyarakat yang bertebaran lewat twibbon kemerdekaan semoga bisa terwujud demi kelangsungan bangsa ini dan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera. Pemerintah, masyarakat, dan semua instrumen bangsa ini perlu terus berkolaborasi dan berinovasi demi terbebas dari segala belenggu dan merdeka dari pandemi. Kita semua bisa wujudkan Indonesia tangguh dan Indonesia tumbuh seperti yang tertulis dalam aneka twibbon kemerdekaan itu. (*)

Pilihan Pembaca