Wanita Tua Disiksa di Pasar Mergan. Video Penyiksaan Viral, Polisi Turun Tangan

NEW MALANG POS, MALANG – Sebuah video pendek berdurasi 51 detik viral di media sosial. Video itu memperlihatkan seorang lansia dipukuli oleh seorang wanita muda. Video pertama kali direkam dan diunggah oleh akun Instagram @ir_kartika pada Jumat (23/10) pagi.

Kemudian video diunggah kembali oleh @infomalangraya pada hari yang sama, hingga viral. Dalam unggahan tersebut, ditulis oleh @ir_kartika bahwa ada seorang lansia perempuan yang sedang berada di Pasar Mergan, Kecamatan Klojen. Dalam tulisannya, ia hendak mengampiri kedua orang tersebut untuk menanyakan tindakan yang dilakukan orang berbaju biru terhadap ibu tua itu.

Namun karena saat itu sedang hujan deras, pemilik akun mengurungkan niatnya. Dia memilih merekam kejadian tersebut. Tak lama setelah ia mematikan ponsel, datang seorang pengendara motor.

Pengendara motor tersebut bersama dua orang lainnya (termasuk lansia perempuan itu) terlihat saling mengobrol. Setelahnya mereka berboncengan pergi dari tempat kejadian.

New Malang Pos sudah berusaha menghubungi pemilik akun pengunggah video tersebut. Namun sayang hingga semalam belum ada jawaban.

Terpisah Kapolresta Makota Kombespol Leonardus Simarmata menanggapi video viral tersebut, pihaknya saat ini sedang memproses kasus dugaan pemukulan tersebut.

“Ya benar, saat ini sedang kami lidik perkaranya,” ujarnya, Jumat (23/10) siang.

Ditambahkan Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu, mengaku telah menurunkan tim untuk mengusut video viral dugaan pemukulan itu. Ia mengaku telah menemukan tempat kejadian seperti yang tampak di video itu.

“Kami terjunkan tim Resmob bekerjasama dengan Polsekta Klojen, karena wilayahnya masuk Klojen,” jelasnya.

Hingga saat ini, Azi mengaku masih mempelajari lebih lanjut kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait. Termasuk juga mencari terduga korban.

“Kami masih mencari saksi-saksi. Tapi sepertinya korban tak tinggal di situ (kawasan Pasar Mergan), sehingga masih kami lakukan penyelidikan,” tuturnya.(fal/agp)