Viral, Janda Dikejar-kejar Warga Sekampung, Ternyata Ini Sebabnya!

NEW MALANG POS – Viral di media sosial seorang janda inisial SM alias Ome (28)di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel) dikejar-kejar warga sekampung. Ternyata janda tersebut sudah mencuri emas majikannya dan berfoya-foya bersama pria.

“Kalung emas 20 gram 22 karat itu dia curi baru dijual Rp 8,5 juta. Setelah itu dia pakai foya-foya sama teman laki-lakinya sampai terkuras Rp 1,5 juta,” ujar Kapolsek Tellu Limpoe, Sidrap, Iptu Zakaria kepada detikcom, Kamis (3/12/2020).

Aksi pengejaran oleh warga terjadi karena kesal dengan ulah Ome yang dinilai tidak tahu berterimakasih kepada majikannya. Padahal, Ome yang mengaku dari Kabupaten Soppeng diberi tumpangan oleh majikannya di Sidrap karena mengaku tidak mempunyai tempat tinggal.

Baca Juga: Santoso Membunuh Adit Karena Diejek Miskin

Ome merupakan janda 1 anak. Sudah selama sebulan lebih lamanya dia diberi tumpangan tinggal di rumah majikannya itu.

“Mungkin karena namanya kita orang Bugis kan, kita kasihan lah apalagi dia janda tidak ada tumpangannya. Bukan keluarga (dari korban), kurang lebih sebulan (dia tinggal di rumah korban). Kalau anaknya diambil suaminya katanya,” tutur Iptu Zakaria.

Namun pada Selasa (1/12) sekitar pukul 17.00 Wita, Ome nekat mencuri kalung emas milik majikannya itu. Selanjutnya emas itu dijual Ome ke seorang pedagang emas di pasar terdekat.

“Karena orang itu sudah sering melihat tempat emasnya orang, diambillah kalung emas 20 gram 22 karat. Setelah diambil, orang itu pinjam motor lalu dijual ke pedagang emas dengan harga Rp 8,5 juta,” jelas Zakaria.

Uang hasil curian emas itu digunakanOme untuk berduaan dengan pria lain,

Dilansir dari Detiknews , uang hasil penjualan emas tersebut kemudian dipakai untuk berfoya-foya oleh Ome bersama seorang teman laki-lakinya.

“Dipakai foya-foya maksudnya dipakai belanja segala macam, termasuk segala jenis makan-makanan,” sebut Zakaria

Lalu Selasa (1/12) tepat sekitar pukul 19.00 Wita, korban menyadari emas miliknya telah dicuri. Dia kemudian curiga kepada Ome yang tidak berada di rumah.

“Pemilik barang sudah curiga yang ambil emas ini si Ome ini, makanya dilaporkan ke Polsek dan bersama warga mencari orang itu,” ujar Zakaria.

Pencarian pada Selasa (1/12) itu berlangsung hingga tengah malam. Tepat sekitar pukul 22.00 Wita, Ome ditemukan berada di sebuah gubuk persawahan.

“Makanya dicari orang sekampung karena dipikir dia tidak mungkin ke mana-mana karena tidak ada tempat tinggalnya. Lalu ditemukan lah di sebuah gubuk sendirian,” tutur Zakaria.

Saat diinterogasi, Ome mengakui telah mencuri emas itu. Dia juga mengakui telah membelanjakan uang hasil penjualan emas tersebut untuk membeli berbagai jenis makanan.

“Telah kita amankan barang-bukti sisa foya-foya Rp 7 juta sama kalung emas 20 gram (yang dicuri). Pedagangnya tidak tahu kalau itu emas curian,” pungkas Zakaria.(Dtk)