Thoyib Cs Dijerat Pasal 338 KUHP

IDENTIFIKASI: Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memimpin olah TKP kasus carok yang menewaskan Bapak-anak karena masalah sengketa tanah bengkok.( IST/Newmalangpos)

NewMalangPos, MALANG-Nasib Thoyib Cs, tinggal menunggu waktu saja. Apakah warga Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini bebas dari jeratan hukum, atau bakal meringkuk di dalam tahanan. Pasalnya hingga Selasa (2/2) kemarin, ketiga terduga pelaku carok yang menewaskan bapak-anak ini, sedang menjalani pemeriksaan marathon penyidik Satreskrim Polres Malang.

“Ketiganya masih diperiksa. Selanjutnya kamu akan mendalami dulu keterangan mereka,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Hasil pemeriksaan itulah, lanjut Andaru nantinya akan menentukan nasib Thoyib Cs. Jika hasilnya memang terbukti bersalah hingga menghilangkan nyawa bapak-anak, Thoyib, Samsul dan Sukarman yang masih bersaudara kandung ini akan langsung dijebloskan ke dalam terali besi.

“Sabar dulu, secepatnya pasti akan kami kabari terkait perkembangan penyidikan. Sekarang kami masih fokus pemeriksaan ketiganya,” tuturnya.

Baca Juga: Ternyata Masih Bersaudara, Hubungan Antara Mujiono dan Thoyib

Usai menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, tiga terduga pelaku carok langsung digelandang ke Mapolres Malang. Setelah dipastikan kondisi kesehatan mereka membaik, dan dokter menyarankan sudah boleh pulang.

Pertama yang dibawa ke Mapolres Malang adalah Samsul dan Sukarman pada Senin (1/2) lalu. Keduanya yang sempat kritis, diamankan di Polres Malang setelah empat hari menjalani perawatan.

Kemudian Selasa (2/2) kemarin menyusul Thoyib. Pria yang diketahui sebagai Kepala Dusun Sumbergentong ini, digelandang ke Polres Malang setelah menjalani perawatan selama lima hari sejak Jumat (29/1) lalu.

Andaru melanjutkan, jika ketiganya terbukti bersalah, mereka akan dijerat dengan pasal 338 KUHP. Yakni tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.

Baca Juga: Thoyib Cs Tersangka, Carok Sumawe yang Menewaskan Bapak-Anak

“Pasalnya nanti jika terbukti adalah 338 KUHP tentang pembunuhan. Itupun bisa berkembang ke pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” tegasnya.

Sekadar diketahui, bapak-anak warga Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), tewas bersimbah darah, Jumat (29/1) pagi. Keduanya meregang nyawa setelah kalah carok lawan tiga orang. Yakni Mujiono serta Irwan Ashari anaknya.

Irwan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Mujiono, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Keduanya sama-sama mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Mereka meninggal karena kehabisan darah.

Sementara untuk lawannya saat ini sedang menjalani perawatan. Ketiganya adalah Thoyib, yang diketahui sebagai Kepala Dusun Sumbergentong. Ia dibantu dua saudara kandung, yakni Samsul dan Sukarman. Samsul sendiri saat ini diketahui sebagai Ketua BPD Desa Klepu.(agp)