Remaja di Kudus Tewas Diduga Dikeroyok Anak Jalanan

NMP
Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok.detikcom/ Newmalangpos)

NewMalangPosSeorang remaja di Kudus, Jawa Tengah, tewas diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok anak jalanan. Polisi masih memburu para pelaku pengeroyokan tersebut.

“Iya, kejadiannya pada Minggu (3/1) malam,” kata Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma, Senin (4/1/2020) pagi.

Aditya menuturkan korban diketahui bernama Mahendra Dharma Saputra (16) warga Desa Loram Wetan Kecamatan Jati, Kudus. Korban diketahui meninggal dunia Minggu malam di rumah sakit, dengan menderita luka akibat hantaman benda tumpul.

“Meninggalnya sekitar jam 22.52 WIB. Itu kejadian dugaan pengeroyokan pada pukul 22.00 WIB,” jelas Aditya.

Dia menjelaskan kronologi kejadian awal mula peristiwa tersebut terjadi dugaan pengeroyokan pukul 22.00 WIB. Setelah kejadian pengeroyokan itu, korban sempat diantar sekelompok orang ke rumah korban. Kepada keluarga, diberitahukan bahwa Mahendra menjadi korban pengeroyokan di simpang lima Tanjung.

“Ayah korban mengajak korban untuk laporan di Polsek Jati. Ayah korban menggunakan sepeda motor sendiri sementara korban masih di boncengan teman korban akan tetapi setelah ayah korban sampai di depan Polsek Jati korban ditunggu tidak datang,” jelas Kapolres.

“Selanjutnya ayah korban mencari korban ke Proliman Tanjung. Di gudang kosong depan POM bensin Proliman Tanjung, di sana mendapatkan korban sudah tidak sadarkan diri selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit,” sambung dia.

Melansir Detik News, korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dari keterangan dokter rumah sakit korban mengalami luka pada alis kanan robek akibat hantaman benda tumpul. “Korban meninggal dunia pukul 22.52 WIB,” ucap Aditya.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Polisi juga masih melakukan memburu terhadap para pelaku dugaan pengeroyokan tersebut. “Untuk pelaku masih dalam lidik (penyelidikan) tapi sudah ada yang mengarah ke orang-orang tertentu,” tandas Aditya. (mbr/mbr/Dtk)