Pemuda Plaosan Bawa Kabur Motor Teman

KORBAN PENIPUAN: Arip Anang Setiawan menunjukkan STNK motornya yang dibawa kabur oleh temannya. (Muhammad Mansyur Adnan Syururi/NewMalangPos)

NewMalangPos, MALANG-Jangan mudah percaya dengan teman. Karena sekarang ini banyak orang gelap mata. Modus meminjam barang untuk keperluan sebentar, ternyata malah dibawa kabur. Kejadian inilah yang dialami Arip Anang Setiawan, 24, pada awal bulan lalu.

Pemuda asal Bunut, Kecamatan Singosari yang bekerja di sebuah restoran di Kota Malang, harus kehilangan motornya. Motor Honda Beat N-6359-HAT miliknya dibawa kabur Rian, warga Jalan Plaosan, Kecamatan Blimbing, yang merupakan rekannya.

“Sebetulnya sudah saya laporkan ke polisi. Tetapi disarankan untuk mencari jalan kekeluargaan. Saya menunggu itikad baiknya, kalau tidak terpaksa menempuh jalur hukum,” terang Arip.

Kejadian penipuan ini terjadi pada 3 Februari lalu. Malam itu sekitar pukul 20.00, korban yang sedang bekerja didatangi Rio, temannya. Rio mengatakan ingin meminjam motor, karena alasan motor milik Rian yang juga temannya mogok.

Tanpa curiga karena sudah saling kenal, korban menyerahkan kunci motornya. Namun setelah ditunggu sampai malam pukul 23.00, motornya tidak kembali. Korban pun pulang dengan meminta dijemput keluarganya.

Saat itu korban masih belum berpikiran jelek. Namun sampai dua hari, motornya juga belum dikembalikan. Akhirnya korban mencari tahu keberadaan Rian melalui Rio. Jawabannya juga hampa, Rio yang meminjamkan motornya juga tidak tahu.

Akhirnya korban dan Rio mendatangi rumah Rian. Namun hanya bertemu dengan kerabatnya. Ibunya sudah meninggal dunia, sedangkan ayahnya tidak tahu. Keluarga juga mengaku kehilangan kontak.

Pencarian terhadap Rian masih berlanjut. Keduanya mencoba menanyakan ke mantan kekasih Rian. Saat ditanya, juga mengaku hilang kontak. Hanya terakhir diketahui berada di Surabaya.

“Motor itu masih kredit. Saya hanya berharap Rian sadar dan mau mengembalikan motor saya,” katanya.(dj7/agp)