NewMalangPos
NewMalangPos

NewMalangPosMALANG-Siapa sebenarnya mayat bertato yang ditemukan di Sungai Brantas antara Dusun Pabrikan, Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang dengan Dusun Mboro, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen Senin (11/1) siang lalu. Hingga kemarin masih menjadi misteri. Polisi belum juga mengantongi identitasnya.

“Masih belum diketahui siapa identitasnya. Kami juga sedang menunggu hasil otopsi dari dokter Forensik RSSA Malang,” ujar Kapolsek Bululawang Kompol Pudjiyono kepada New Malang Pos.

Begitu hasil otopsi nanti keluar, Polsek Bululawang bersama Tim Inafis Polres Malang akan langsung menindaklanjuti. Mencari tahu identitas diri korban. Sementara waktu, identitas korban masih Mr X.

“Kami juga masih menunggu laporan dari warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” tuturnya.

Untuk penyebab kematian korban, Pudjiyono belum berani memastikan. Alasannya menunggu hasil otopsi. Termasuk terkait beberapa luka yang ada di tubuh korban. Menurutnya dugaan sementara karena hanyut dan tenggelam, kemudian luka pada tubuh karena benturan batu saat hanyut.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat laki-laki bertato membuat heboh warga, Senin (11/1) siang. Mayat tanpa identitas alias Mr X tersebut, ditemukan mengapung di tengah Sungai Brantas. Yakni antara Dusun Pabrikan, Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang dengan Dusun Mboro, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen.

Penemuan mayat tanpa identitas itu, ditemukan sekitar pukul 11.30. Adalah Agus Sodikin, warga Dusun Mboro, Desa Curungrejo yang kali pertama menemukan. Saat itu saksi sedang mencari ikan di sungai dengan cara menjala.

Ketika sedang fokus mencari ikan itu, saksi terkejut dengan benda mengapung. Ia kemudian mendekati untuk memastikannya. Begitu sudah dekat, saksi terkejut karena benda mengapung itu adalah mayat manusia.(agp)