Tolak Vaksin Ada Sanksi Administratif dan Denda

ilustrasi

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu memastikan akan memberikan sanksi bagi warga yang menolak. Sanksi yang diberikan mulai dari penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintah dan denda.

Kebijakan tersebut mengacu dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Jubir Covid-19 Kota Batu, Onny Ardianto.

“Mengacu dari Perpres Nomor 14 tahun 2021 Pemerintah akan memberikan sanksi bagi yang menolak untuk divaksin. Peraturan tersebut dibuat karena masih ada warga yang telah ditetapkan vaksin tapi menolak. Padahal upaya pemerintah melalui vaksinasi agar segera terbentuk herd immunity dan aktifitas di semua sektor bisa kembali berjalan dengan menerapkan prokes,” ujar Onny kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Senin, DPC PKB Kota Batu Gelar Vaksinasi Bagi 500 Warga

Ia menjelaskan lebih lanjut, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi mereka yang secara medis dinyatakan tidak layak menerima vaksin sesuai dengan indikasi yang tersedia. Misalnya memiliki komorbid tertentu, usia tidak sesuai kriteria, dan sebagainya.

“Karena itu kami meminta kepada masyarakat Kota Batu untuk segera mengikuti vaksinasi dengan mendaftar di tingkat RT/RW di desa/kelurahan setempat. Karena saat ini Pemkot Batu telah menyiapkan jatah vaksinasi 7000 vaksin per hari,” terangnya.

Kepala Diskominfo Kota Batu ini juga berharap warga memanfaatkan fasilitas vaksinasi yang ada saat ini. Karena saat ini untuk indikator penurunan level PPKM dan pelonggaran aktifitas seperti wisata mengacu dari capaian vaksinasi sebesar 70 persen dari total 160 ribu warga Kota Batu.

Baca Juga :  Meski Sudah Dibuka, Pengendara Harus Mengantre

Pihaknya mencatat hingga Senin (27/9) kemarin jumlah cakupan vaksin dosis 1 telah mencapai 114.576 atau 69,47 persen. Sedangkan jumlah cakupan vaksin dosis 2 telah mencapai 45.531 atau 27,61 persen. Artinya vaksinasi Kota Batu tidak sampai 1 persen lagi untuk mencapai target herd immunity. (eri/nmp)

artikel Pilihan