Tetap Optimis Liga 1 Bergulir

Pemain Arema FC menjalani latihan fisik namun hingga kini belum memiliki pelatih fisik. (NMP-ipunk purwanto)

MALANG, NewMalangPos – Penundaan dan kompetisi sepak bola Indonesia sudah beberapa kali terjadi. Musim 2020 dibatalkan dan hanya berjalan tiga pekan.

Namun untuk kejelasan musim 2021 yang direncanakan mulai pada Agustus, dua pelatih asing Arema FC yakin kompetisi benar-benar bergulir.

“Kami sangat percaya tanggal 20 Agustus akan dimulai. Kami sudah divaksinasi. Ada protokol kesehatan yang ketat saat pertandingan, kami tidak masalah soal itu. Semua orang benar-benar siap dan ingin segera bermain,” kata pelatih kiper Arema FC Felipe Americo.

Felipe sudah cukup kenyang pengalaman pahitnya dengan sepak bola Indonesia, khususnya saat membela Arema FC. Ia datang di awal musim 2020. Seperti yang diketahui, musim 2020 hanya berjalan tiga pekan, lalu ditunda berbulan-bulan. Baru kemudian pada awal tahun 2021 kompetisi musim 2020 resmi dibatalkan. Felipe ikut dalam sejarah kelam itu.

Baca Juga :  Aji Saka Tumbang

Masa baktinya di Arema FC yang harusnya berakhir pada Januari 2021 lalu akhirnya diperpanjang lagi oleh manajemen. Padahal, kompetisi saat itu sama belum jelasnya. Namun ia memilih untuk tetap bersama Singo Edan menuntaskan misi mencari pengganti kiper sekelas Kurnia Meiga.

Untuk itu, ia enggan jatuh dalam keputusan menunggu kompetisi bergulir. Pelatih asal Brasil itu sangat yakin Agustus segera bergulir dan ia terus menyiapkan kiper-kipernya agar dalam kondisi terbaik saat bermain lagi.

“Persiapan kiper saat ini menyesuaikan dengan keadaan. Ya walaupun memang sulit. Untuk detail persiapannya, tidak bisa saya beritahu,” ujarnya kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Jadwal Liga 1, Arema FC vs PSM Makassar

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida pun menilai kompetisi memang seharusnya segera dijalankan. Ia yakin Agustus adalah bulan yang tepat memulai hal yang sudah diimpikan ribuan pelaku sepak bola di tanah air.

“Mari kita sambut hal-hal seperti itu (rencana memulai Liga 1 di tanggal 20 Agustus) dengan positif. Jika memang mengatakan demikian, maka yakin saja itu bisa dimulai. Seperti yang pernah saya katakan, makin cepat makin baik,” kata dia.

Menurutnya, menunda pelaksanaan karena PPKM tidak bisa menjadi alasan. Baginya, masa pramusim sebelum kompetisi adalah masa-masa yang mustahil mempersiapkan tim ke kondisi 100 persen. Untuk bisa mencapai kondisi terbaik seluruh pemain, kuncinya adalah kompetisi bergulir. Dengan pertandingan kompetitif setiap musim, pemain dan tim terus melakukan evaluasi menuju kondisi terbaik mereka.

Baca Juga :  Jadwal Piala Wali Kota Solo Mundur, Begini Tanggapan Arema FC

“Memang harus segera dilaksanakan. Mustahil menunggu tim ideal di pramusim. Tim manapun di dunia tidak akan pernah mencapai itu saat pramusim. Jika ingin kondisi terbaik, maka kompetisi harus jalan. Sesederhana itu,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. (abr/jon)

artikel Pilihan