Terancam 12 Tahun, Alasan Terbelit Hutang

10
Kapolsekta Lowokwaru Kompol Fatkhur Rokhman didampingi Panit I Reskrim Ipda Zainul Arifin merilis tersangka pemerasan dan pemerkosaan. (NMP-IPUNK PURWANTO)

Pemuda Pakisaji yang Merampok dan Memperkosa Wanita Panggilan

MALANG, NewMalangPos – Irwan Yulianto,24, bakal meringkuk lama di dalam tahanan. Warga Desa Genangan Kecamatan Pakisaji ini, terancam hukuman penjara selama 12 tahun lebih. Hukuman tersebut, seimbang dengan perbuatan pemerasan serta pemerkosaan yang dilakukannya.

“Dia (tersangka, red) kami jerat dengan pasal 368 ayat 1 KUHP tentang pemerasan dan atau pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan,” ujar Kapolsekta Lowokwaru Kompol Fatkhur Rokhman.

Menurutnya, Irwan Yulianto adalah tersangka tunggal. Dia dibekuk setelah petugas mendapat laporan dari korban. Waktunya hanya selang beberapa hari setelah kejadian pemerasan dan perampokan.

“Tersangka mengaku nekat melakukan pemerasan karena terlilit kebutuhan ekonomi dan hutang,” tuturnya.

“Lalu alasan tersangka memilih wanita panggilan jadi mangsanya lantaran menganggap korban memiliki uang banyak. Karena sudah melayani beberapa pria hidung belang,” sambungnya.

Korban pemerasan dan pemerkosaan adalah NH, 29, warga Kecamatan Bululawang. Tersangka mengenalnya dari sosial media Twitter. Karena di Sosmed, korban menawarkan tubuhnya untuk pria hidung belang.

Irwan menghubungi korban pada Jumat, (23/4) pekan lalu. Dia mengaku tertarik dan sempat tawar menawar harga. Setelah ada kesepakatan harga antara korban dan tersangka, keduanya memutuskan untuk bertemu di kamar yang sudah dipesan di salah satu Guest House di Kecamatan Lowokwaru.

Usai bertemu dengan korban, Irwan sempat berbasa-basi sebelum mengacungkan pisau lipat yang disimpannya ke leher korban. Korban yang ketakutan dan tidak berdaya hanya bisa merangkak mengambil tas nya dan memberikan apa yang tersangka minta.

Saat itu tersangka melihat HP iPhone 8 milik korban ada di atas kasur. Tersangka langsung mengambilnya dan memaksa korban memberi tahu sandi untuk membuka HP tersebut.

“Setelah barang-barang korban disimpan tersangka di saku miliknya, korban diikat tangannya menggunakan seutas tali putih kira-kira sepanjang satu meter,” urainya.

Melihat korban dengan posisi tengkurap dan tangan terikat membuat birahi tersangka naik. Tanpa pikir panjang, celana pendek abu-abu yang dikenakan korban langsung dilepas oleh tersangka dan disumpalkan di mulut korban sembari menyetubuhi korban.

Tersangka pun kabur usai hasrat dan tujuannya terpenuhi. Sebelum pergi tersangka mengancam korban untuk tidak berteriak, agar tidak dibunuh.(rex/agp)