Tebang Pohon, Bangun Taman

Pemkot Malang melakukan penataan kembali taman di Jalan Galunggung yang berbatasan dengan perempatan Jalan Dieng, hanya saja disayangkan penebangan pohon-pohon besarnya. (NMP-Ipunk Purwanto)

MALANG, NewMalangPos – Pohon rindang di taman Dieng yang berada di perempatan Jalan Galunggung dengan Jalan Dieng, Kamis (24/6/2021) sudah rata dengan tanah. Gantinya, terlihat banyak pekerja yang tengah membangun taman di kawasan itu.

Hal itu disayangi banyak masyarakat. Karena pohon besar yang ada di taman tersebut di tebang. Kerindangan kawasan itu menjadi berubah. Hal ini dikeluhkan warga setempat, salah satunya Agus Salim, warga Kelurahan Pisang Candi Kecamatan Sukun Kota Malang.

“Saya heran juga kenapa ditebangi. Disini biasanya teduh dan sejuk. Ini pohon lainnya juga di pangkas semua,” ungkap pria yang sehari-harinya melewati Taman Dieng jika hendak ke tempat kerja.

Baca Juga :  Ini Dia 5 Pendaftar Sekda Kota Malang hingga Jumat Siang

Ia menjelaskan, adanya taman di Kota Malang akan sangat bermanfaat. Selain memberikan ruang terbuka hijau juga memberikan suasana sejuk. Apalagi kawasan tersebut terpantau padat kendaraan dan aktivitas karena dekat dengan kampus.

Dikonformasi hal ini, Kepala Dinas Lingkung Hidup (DLH) Kota Malang Drs Wahyu Setianto MM membenarkan adanya penebangan pohon hingga tanaman di taman sepanjang Jalan Galungung yang berbatasan dengan perempatan Dieng tersebut.

Meski begitu, pemangkasan pohon di kawasan tersebut ada maksud dan tujuannya. Tidak sekedar menghilangkan manfaat pohon disana.

Baca Juga :  Kejar Target, P-APBD Rampung Akhir Bulan

“Iya ada penebangan. Tapi tujuannya untuk peremajaan taman dan memang akan diperbaiki,” jelas Wahyu saat dikonfirmasi, Kamis (24/6).

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan di taman tersebut. Konsep taman akan diperbaharui dengan konsep taman yang lebih bagus dan tertata. Hal ini sangat diperlukan mengingat kondisi pohon sebelumnya.

Mantan Kadis Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang ini, pohon-pohon yang berada di kawasan tersebut sebagian besar sudah berusia sangat tua. Selian itu penataannya juga kurang bagus.

Baca Juga :  Kejari Beri Pendampingan UMKM

“Banyak pohonnya sudah tua. Bisa membahayakan jika tidak diremajakan. Juga penataannya akan kita perbaiki agar lebih enak dipandang dan aman untuk warga dan pengedara di kawasan itu,” tegas Wahyu.

Sementara itu, untuk konsep penataan taman yang baru, menurut desain akan ditanami pohon-pohon perindang seperti jenis pohon Tabebuya. Juga akan dilakukan penataan tanaman-tanaman pot dan taman kecil tiap bagian median taman. (ica/aim)