Target Seluruh RT Zona Hijau

new malang pos
Forkopimda Kota Batu mengikuti evaluasi PPKM Mikro secara virtual bersama Pemprov Jatim di Ruang Rupatama Balai Kota Among Tani Batu.

NewMalangPos, KOTA BATU-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Batu dipastikan akan diperpanjang mulai 9-22 Maret. Kebijakan itu mengacu dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan perpanjangan PPKM Mikro Tahap 3 di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Batu Ir. Punjul Santoso M.M bahwa perpanjangan PPKM Mikro tahap II. Hal ini berdasar dari evaluasi yang menunjukkan angka kesembuhan yang cukup signifikan untuk menekan angka kesembuhan dan penularan Covid-19.

“Selama dua minggu penerapan PPKM Mikro di Kota Batu, trend angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif mengalami peningkatan dari tahap 1. Yang  diketahui PPKM Mikro tahap I di Kota Batu dimulai sejak 23 Februari hingga 8 Maret 2021,” ujar Punjul kepada New Malang Pos, Selasa (9/3).

Baca Juga :  Gagal Realisasikan Mesin Insenerator

Ia menerangkan, untuk angka kesembuhan di Kota Batu dari update data pada 8 Maret mencatat data kesembuhan 1.326 konfirmasi positif Covid-19, mampu mencapai 89 persen atau 1.187 kasus pasien sembuh. Sedangkan kasus aktif sebanyak 24 kasus.

Dengan tingkat kesembuhan yang menanjak tersebut, lanjut Punjul secara tidak langsung mampu mengurangi tingkat Bed Occupancy Ratio (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur pasien Covid-19. BOR pada PPKM tahap I berada di persentase 46 persen dan PPKM tahap II turun pada persentase 23,5 persen.

Baca Juga :  Akomodir 78 Usulan, Prioritaskan Pengembangan UMKM dan Infrastuktur

Kemudian untuk tingkat RT yang masuk dalam zona kuning di PPKM Mikro Tahap II ada 26 RT, untuk RT masuk zona hijau ada 1993 RT. Untuk zona merah tidak ada sama sekali.

Untuk memaksimalkan penanganan Covid-19 di tingkat RT, juga telah dianggarkan melalui Dana Desa yang sudah tersalurkan ke 24 desa dan kelurahan di Kota Batu. Dari total anggaran Rp 31 miliar, sebesar Rp 2,5 miliar telah disalurkan untuk penanganan Covid-19 di desa dan kelurahan.

“Setelah DD turun. Selain anggaran untuk Covid-19. Kami sekarang mendorong agar pemerintah desa segera menyalurkan BLT DD sebesar Rp 300 ribu bagi warga pra sejahtera terdampak Covid-19. Karena ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat,” bebernya.

Baca Juga :  Dewanti Tambah Anggaran Pendidikan dan Perhatikan Kesejahteraan Guru

Sementara itu, Wakapolda Jatim Brigjend Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo memberikan apresiasi atas kerja sama seluruh Forkopimda Kota Batu dalam penanganan Covid-19 di Kota Batu. Ia berharap dengan perpanjangan PPKM Mikro tahap II mampu menekan zona kuning menjadi zona hijau.

“Kekompakan adalah modal utama. Tidak ada alasan PPKM tidak bisa merubah zona kuning menjadi hijau. Kerja keras untuk mewujudkannya adalah modal yang bagus. Dengan perpanjangan ini kami berharap seluruh RT di Jawa Timur bisa berstatus zona hijau,” pungkasnya. (eri/jon)