Tak Kenal Weekend, Forkopimda Tinjau Tujuh Lokasi Isoter di Kabupaten Malang

Forkopimda Kabupaten Malang meninjau tujuh lokasi Isoter (isolasi terpadu) di Kabupaten Malang, pada Sabtu (21/8) akhir pekan ini.

MALANG, NewMalangPos – Forkopimda Kabupaten Malang meninjau tujuh lokasi Isoter (isolasi terpadu) di Kabupaten Malang, pada Sabtu (21/8) akhir pekan ini. Rombongan yang dipimpin Bupati Malang H.M. Sanusi mengecek kesiapan isoter sekaligus memberikan semangat kepada para pasien yang tengah isolasi.

“Terima kasih kepada para nakes dan pasien yang ada di Isoter. Saya bersama Forkopimda mengunjungi semua Isoter yang ada di Kabupaten Malang untuk memastikan pelaksanaan Isoter berjalan sesuai dengan ketentuan dari Kemendagri,” ujar Sanusi saat tiba di SDN 1 Ngajum yang menjadi tempat Isoter di Kecamatan Ngajum.

Baca Juga :  Ganjil Genap Bisa Kurangi Volume Lalin

Selain di Kecamatan Ngajum, rombongan Forkopimda juga meninjau lokasi isoter yang ada di Kecamatan Sumber Pucung, Kecamatan Kromengan, Kecamatan Wonosari, Kecamatan Dau, Kecamatan Karangploso, dan Kecamatan Wagir.

“Tujuan pemerintah dengan adanya Isoter ini untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 varian delta. Kalau bapak ibu masih ada di rumah dan bergaul dengan masyarakat sekitar, kemungkinan menularkannya itu masih ada,” ujarnya.

Sanusi pun mengapresiasi masyarakat yang bersedia untuk dipindahkan ke Isoter. “Terima kasih sudah meluangkan waktu dan sabar. Ini paling hanya sepuluh hari saja bapak ibu ada di sini supaya tidak menulari orang lain,” ujar dia.

Baca Juga :  Kontraktor Bantul Singkirkan 73 Kompetitor Tender Jembatan Tlogomas-Saxophone

Tidak dirinci sudah berapa banyak pertambahan pasien isoman yang dipindahkan ke Isoter. Namun, dia menjelaskan bahwa prosesnya berjalan setahap demi setahap. Diyakini sudah lebih dari setengah jumlah Isoman yang terdata oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Malang sudah berhasil dipindahkan.

“Kami selalu berupaya agar di Kabupaten Malang penularan Covid-19 bisa berhenti. Ini harus didukung oleh semua pihak, tidak hanya Forkopimda saja yang ngotot, tetapi juga masyarakatnya,” kata Sanusi.

Sanusi juga ditemani oleh Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, serta jajaran pejabat dari TNI-POLRI dan pemerintah Kabupaten Malang. (abr/ley)

Pilihan Pembaca