Tak Bawa Surat Sehat Covid, 13 Kendaran Luar Kota Putar Balik

19
polisi cegatan
Plat kendaraan luar daerah harus putar balik akibat tak membawa hasil tes pcr atau rapid tes antigen di Pos Pendem, Kota Batu. (NMP-Kerisdianto)

KOTA BATU, NewMalangPos – Pengetatan pramudik mulai dilakukan oleh Satlantas Polres Batu Selasa (3/5) pagi ini mulai pukul 09.00 WIB di Pos Penyekatan Pendem. Hasilnya 13 mobil dengan nopol dari luar wilayah aglomerasi (Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo) harus putar balik.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani, SIK., mengatakan bahwa hari ini pihaknya mulai melaku operasi pengetatan pra mudik yang dimulai sejak tanggal 22 April sampai 5 Mei. Sebelumnya telah dilakukan sosialiasi kepada masyarakat tentang larangan mudik di luar wilayah aglomerasi.

“Memang penyekatan mudik baru dimulai tanggal 6-17 Mei. Namun hari ini kami melakukan penjaringan atau seleksi kendaraan dari tol dengan penyekatan pramudik. Yaitu kendaraan luar Rayon Malang (selain plat N) yang meliputi Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo,” ujar Indah kepada New Malang Pos, siang ini.

Baca Juga: Rekayasa Dokumen Izin Mudik, Siap-Siap Proses Polisi

Dalam pelaksanaannya, petugas melalukan penerapan penertiban sesuai SOP, yakni prokes dan kelengkapan surat keterangan sehat Covid-19. Jika tak memenuhi persyaratan maka kendaraan diminta putar balik.

“Selama penjaringan jika ada plat diluar Rayon tersebut dan tidak membawa persyaratan yang ditentukan maka kendaraan langsung diminta putar balik. Kami mencatat siang ini ada 13 mobil yang diminta putar balik karena tidak membawa surat sehat Covid-19,” bebernya.

Baca Juga: Keluarga New Malang Pos Jalani Vaksinasi Covid-19 di Kantor Gubernur Surabaya

Penjaringan tersebut akan mulai dilakukan setiap hari. Tujuannya untuk antisipasi saat akan terjadi lonjakan mobilitas pada pramudik 2-5 Mei. (eri/ley)