Tahapan Penentu Calon Sekda Dimulai

14
new malang pos

MALANG, NewMalangPos – Nasib enam pendaftar calon Sekda Kota Malang mulai ditentukan. Sesuai jadwal, Senin (22/3) hari ini panitia seleksi (pansel) mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan berlanjut ke tahapan selanjutnya. Yakni mengikuti Seleksi Kompetensi yang sesuai jadwal digelar Selasa (23/3) besok. 

Anggota Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Sekda Kota Malang Nurkholis S Sos MSi menjelaskan seluruh proses seleksi dilakukan di kantor BKD Provinsi Jatim. Ini termasuk uji kompetensi bidang (assessment) dan seleksi presentasi makalah dan wawancara.

Setelah seleksi kompetensi dan presentasi akan diumumkan hasil seleksi dengan mengerucutkan tiga nama saja. “Pengumuman seleksi tiga besar dilakukan 26 Maret mendatang,” kata Nurkholis yang juga Kepala BKD Provinsi Jatim ini. Calon sekda yang masuk tiga besar wajib mengikuti uji publik.

Sementara itu Wali Kota Malang Drs H Sutiaji tak kaget dengan adanya pendaftar calon sekda dari luar Pemkot Malang. Ia mengungkapkan siapapun jika memenuhi syarat berhak mengikuti seleksi tersebut.

Sutiaji mengaku sudah mengetahui adanya pendaftar dari luar Pemkot Malang tersebut. Hanya saja ia secara pribadi tidak mengenal pendaftar itu. “Dia kalau secara syarat administratif memenuhi ya monggo saja. Kan semua bisa. Siapa saja yang syaratnya memenuhi bisa. Tapi memang saya sendiri tidak terlalu mengenal sosoknya,” kata Sutiaji kepada New Malang Pos.

Seperti diberitakan sebelumnya terdapat enam pendaftar Sekda Kota Malang. Lima dari Pemkot Malang, yakni  Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Dr Ida Ayu Made Wahyuni SH MSi, Kepala BKAD Drs Subkhan MAP, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Drs Mulyono MSi, Kadisnaker PMPTSP Erik Setyo Santoso ST MT serta Kepala Bapenda Dr Handi Priyanto AP MSi. Sedangkan satu pendaftar lagi yakni Kadis Kominfo Kabupaten Blitar Eko Susanto ST MSi.

Sutiaji kembali menegaskan seleksi sekda memang terbuka bagi siapapun yang memenuhi syarat. Sebelumnya pula, sesuai pengumuman pansel sekda, pejabat pemerintahan luar daerah bahkan dari provinsi dan kementrian pun juga bisa mendaftarkan diri.

“Nanti kita kan ikuti prosesnya semua. Saya minta semua berjalan dengan profesional. Kandidat yang mendaftar tinggal mengikuti proses selanjutnya,” tegas Sutiaji.

Meski begitu Sutiaji menginginkan adanya satu tahapan khusus. Yakni tahap uji publik. Ia meminta Pansel Sekda Kota Malang mengadakan tahapan tersebut ketika sudah mengantongi tiga besar. Pansel Sekda Kota Malang juga mengagendakan uji publik pada 1-9 April mendatang.

“Saya yang minta ada uji publik itu ke pansel. Saya ingin publik tahu kapabilitas dan kemampuan tiga besar calon sekda nanti,” papar Sutiaji.

Secara teknisnya, pansel akan mengatur lebih rinci. Hanya saja Sutiaji meminta uji publik ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, perwakilan komunitas, media hingga kalangan pemuda. Perwakilan-perwakilan ASN lingkungan Pemkot Malang pun akan dilibatkan.

Orang pertama di Pemkot Malang ini menjelaskan melalui uji publik diharapkan masyarakat maupun ASN mengetahui kemampuan calon Sekda Kota Malang.

Selanjutnya bagaimana calon sekda mampu bekerjasama dengan seluruh stakeholder. Sehingga mampu membantu pimpinan daerah mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. Sutiaji menegaskan uji publik ini memiliki poin yang penting dalam proses seleksi.

“Disini publik bisa melihat kemampuan calon-calon sekda. Tentu respons masyarakat juga akan jadi pertimbangan,” pungkas mantan Wakil Wali Kota Malang ini. (ica/van)