Spirit Juara di Bumi Pasoepati

foto: Ruri/NMP

Malang, NewMalangPos – Rombongan Arema FC tiba di Solo, Jumat (19/3) sore. Semua pemain, termasuk pelatih dan ofisial berangkat menggunakan bus. Wajah semringah penuh optimisme tampak sejak pagi sebelum berangkat melakoni babak penyisihan Piala Menpora 2021 di Grup A di Stadion Manahan Solo, Minggu (21/3) besok.

Penggawa Arema FC berkumpul dan berangkat dari Mess Arema FC sekitar pukul 10.30 kemarin. Perjalanan ke Solo menempuh waktu sekitar 6,5 jam. Pukul 17.00 tim tiba di Kota Pasoepati (julukan suporter Persis Solo, Pasoepati).

Suasana santai dan ceria terlihat melingkupi rombongan Arema FC. Maklum, perjalanan ke luar kota ini jadi yang pertama sejak sepak bola Indonesia terhenti akibat pandemi Covid-19. Arema FC terakhir kali melakoni laga tandang pada 14 Maret 2020, saat bertamu ke markasnya PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1.

Gelandang Arema FC dan timnas Indonesia Hanif Sjahbandi mengatakan, Piala Menpora 2021 ini harus bisa jadi titik balik sepak bola Indonesia. Terlebih, jika perhelatan pramusim ini sukses, kepolisian mengeluarkan izin menggelar Liga 1.

Baca Juga :  Gembleng Pasukan Hizbullah Dengan Amunisi Kerikil Berasma’

“Kembalinya sepak bola membuat kami turut bahagia ya. Saya selaku pemain sepak bola artinya mendapat lapangan pekerjaan lagi. Apalagi sudah setahun kita vakum tidak main bola,” ucap Hanif.

Trio Brazil di Arema FC juga tak kalah semangat, ketika berada di titik kumpul keberangkatan. Di antaranya pelatih kiper Felipe Americo, gelandang serang Bruno Smith, dan bek tengah Caio Ruan. Walaupun hanya Felipe yang sedikit lancar berbahasa Indonesia, tidak membuat ketiga penggawa asing ini canggung. Sebaliknya, mereka sesekali mencoba berkomunikasi dengan rekan satu tim.

“Saya sangat senang bisa tampil lagi. Walaupun kondisi saya belum seratus persen. Arema FC adalah tim yang bagus. Saya harap bisa memberikan yang terbaik buat klub,” kata Bruno Smith.

Selain itu, Bruno senang rekan senegaranya Caio Ruan bisa berangkat dengan tim. Sebelumnya, Caio diprediksi tidak akan dibawa karena masih cedera. Namun, dia cepat pulih bahkan sempat mengikuti sesi internal gim pada latihan terakhir Arema FC, Kamis (18/3) lalu.

Baca Juga :  Heboh Tanah Bergerak di Dampit

Sementara itu, skuad Arema FC sendiri tiba di tempat penginapan di Solo, pukul 17.00 WIB. Namun, mereka tiba bisa langsung masuk ke hotel.  Dendi Santoso dkk harus melalui protokol kesehatan yang ditetapkan panitia Piala Menpora. Seluruh skuad, baik pemain, pelatih, ofisial, wajib menjalani Swab Test. Sehingga, mereka harus menuju area swab terlebih dulu sebelum check in.

“Kami menunggu 30 menit di bus, karena pas datang, Swab Test tim Tira Persikabo belum selesai,” ujar Staf Media Officer Arema FC Deli Ardiansyah.

Setelah tim lain selesai, giliran rombongan Arema FC. Para pemain diakui tidak takut dengan protokol kesehatan tersebut. “Tadi semua swab dan paling butuh waktu 20 menit,” tambah dia.

Pemain Arema FC Dendi Santoso mengakui bila hasil seluruh tim negatif. Mereka pun aman masuk ke dalam hotel dan segera beristirahat setelah melalui perjalanan Malang- Solo.

Baca Juga :  Besok PPKM Mikro

“Alhamdulillah semua aman. Sudah nggak takut sih, lebih kuat keinginan untuk segera ada sepak bola lagi,” tegas dia.

Dendi Santoso secara pribadi memiliki target membawa Arema FC berprestasi di Piala Menpora 2021. Oleh sebab itu, pemain bernomor punggung 41 ini bakal bekerja keras untuk mewujudkan target tersebut.

“Yang jelas, kami harus memenangkan setiap pertandingan, siapa tahu kami bisa menjadi juara,” paparnya.

Keyakinan Dendi bukan tanpa alasan. Menurutnya, Arema FC punya modal bagus untuk bisa menjadi salah satu dari dua tim yang lolos ke babak delapan besar untuk mendekatkan diri menjadi juara Piala Menpora 2021. Modal itu adalah rekam jejak bagus atas ketiga tim lainnya.

“Peluang kami untuk lolos sangat besar, karena kami juga sudah sering ketemu dengan tiga tim di Grup A. Rata-rata kami pernah memetik poin dari lawan-lawan itu,” kata Dendi. (abr/ley/van)