SMPN 4 Kota Batu Bentuk Siswa Jadi Leader Lewat Revolusi Mental

Para peserta disiapkan sebagai calon pemimpin dalam giat LDKS OSIS dan Dewan Galang Pramuka Masa Bakti 2021-2022 SMPN 4 Kota Batu di Purnama Hotel, Rabu-Kamis (6-7/10/2021).

KOTA BATU, NEW MALANG POS – Pagi! pagi! pagi! Tetap semangat! luar biasa! Yel-yel itu diteriakkan dengan kompak dan lantang oleh 42 siwa OSIS dan Dewan Galang Pramuka SMPN 4 Batu Masa Bakti 2021-2022 dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Purnama Hotel, Kamis (7/10).

Jargon penyemangat itu diteriakkan para siswa dalam mengikuti setiap materi dan praktik dalam LDKS. Mulai dari materi kepemimpinan, problem solving, ice breaking, revolusi mental, hingga praktik jelajah lingkungan sekolah dan PBB.

Saat membuka kegiatan, Kepala SMPN 4 Kota Batu Henu Lismiyati, S.Pd mengatakan pelatihan yang digelar bertujuan memberikan bekal dan wawasan tentang kepemimpinan kepada murid-murid yang telah terpilih menjadi pengurus OSIS dan Dewan Galang Pramuka.

Baca Juga :  SDK Santa Maria 1 Perkuat Kebersamaan dengan Lomba

“Terpenting lagi dengan adanya kegiatan LDKS para pengurus OSIS dan Dewan Galang SMPN 4 Kota Batu memiliki SDM berkualitas, mempunyai skill dan kemampuan di atas rata-rata. Sehingga para siswa mampu menjadi leader di sekolah dan teladan bagi lingkungan,” ujar Henu kepada New Malang Pos di sela acara.

Lebih lanjut, ia berharap selama LDKS tersebut para peserta mampu memahami setiap kegiatan yang dilaksanakan. Dengan begitu para siswa mampu berinovasi hingga memecahkan berbagai permasalahan yang hadapi.

“Kami juga ingin para siswa kelas VII dan VIII yang ikut dalam kegiatan ini memiliki terobosan-terobosan untuk menyelesaikan masalah. Sehingga para siswa tidak hanya sukses dalam meraih prestasi, tapi juga sukses dalam menghadapi lika-liku kehidupan sosial,” bebernya.

Baca Juga :  Kurangi Pencemaran Sungai dari Limbah, Dirjen KLHK Resmikan IPAL Domestik

Materi revolusi mental disampaikan Pemred New Malang Pos, Abdul Halim. Menurut dosen jurnalistik UMM ini revolusi mental harus dimulai dari diri sendiri. “Awal revolusi mental adalah diri sendiri. Apapun materi yang diberikan kalau tidak merevolusi diri sendiri akan susah untuk berubah dan maju,” beber Halim kepada para peserta.

Namun untuk bisa melakukan revolusi mental, ada proses yang bisa dijalani. Di antaranya terus bergerak melakukan kegiatan positif, terus belajar, berorganisasi, bersosialisasi, dan menjadi orang yang aktif, produktif serta komunikatif. “Mental masa depan itu harus positif thinking, good vibes, Communication, Clearing, caring. Dan untuk menjalani hidup butuh sikap sabar yang luar biasa,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Kota Batu Tahun 2021 Fokus Penanganan Stunting dan Pandemi

Melalui LDKS ini, Halim menyampaikan bahwa bapak ibu guru SMPN 4 Kota Batu ingin menyiapkan agar siswa-siswa menjadi generasi tangguh dan matang serta bertanggung jawab. “Karena itu perjuangkan apa yang kamu lakukan setiap saat. Sama halnya dengan tujuan pendidikan nasional adalah kecerdasan, kepribadian yang meliputi mental, karakter, dan berakhlak mulia. Dengan begitu revolusi mental bisa dicapai,” paparnya.

Pada kesempatan itu pula, juga dilakukan MoU SMPN 4 Kota Batu dengan New Malang Pos. Kerjasama meliputi publikasi kegiatan sekolah dan pendampingan tim redaksi buletin dan kegiatan penulisan di SMPN 4 Kota Batu.(eri/lim)

artikel Pilihan