SMPK Kolese Santo Yusup 2 Unit Simpang Borobudur, Tetap Produktif, Prestasi Siswa Makin Gemilang

3
Sydney Magnolia Tjandra peraih Peringkat 1 KSN IPS Kota Malang 2021

MALANG, – Pelayanan terbaik terus diberikan SMPK Kolese Santo Yusup 2 Unit Simpang Borobudur Blimbing dalam mewujudkan lembaga berkualitas untuk masyarakat. Layanan terbaik itu telah menghasilkan rentetan prestasi yang membanggakan. Hal itu terlihat setidaknya dalam satu tahun terakhir. Atau bisa dibilang sejak terjadinya pandemi covid-19.   

Pandemi yang berlangsung lebih dari setahun ini tak menyurutkan semangat siswa SMPK Kolese Santo Yusup 2 untuk mengukir banyak prestasi. Sejak kepemimpinan Lidwina Utari Aprianti, S.Pd  sebagai kepala sekolah, prestasi diukir dengan sangat membanggakan. “Kami bersyukur anak-anak tetap produktif berprestasi. Mereka mampu menorehkan prestasi di bidang akademik maupun non akademik,” ujar Lidwina.

Diantara prestasi yang telah dicapai siswa yaitu Juara 1 Juara Bidang IPS dan Juara Harapan 3 Bidang IPA dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang diselenggarakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang . Kompetisi ini digelar 19-23 April 2021 lalu.

Tidak hanya prestasi nasional, siswa-siswi SMPK Kolese Santo Yusup 2 juga sukses menunjukkan keunggulan mereka di ajang internasional. Antara lain dalam ajang Singapore & Asian School Math Olympiade (SASMO) bronze medal grade 9, World Mathematics Invitational (WMI) Medali Perak, American Math Olympiade (AMO) Medali Perunggu, dan International Science Contest (ISC) Medali Emas level 7-8 dan perunggu level 9-10.

Lidwina menegaskan, selama era pandemi covid-19, SMPK Kolese Santo Yusup 2  terus berinovasi dalam pembelajaran online (daring). Seperti optimalisasi penggunaan aplikasi Google Meet, Google Form, Google Classroom dan Zoom Meet. Aplikasi-aplikasi tersebut  digunakan secara maksimal dalam rutinitas pembelajaran seperti sebelum pandemi. “Mau pandemi atau tidak pembelajaran tetap sama, tidak ada namanya PR libur, ulangan dikurangi, semua tetap kami berikan pada anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan, kualitas belajar tidak boleh menurun meski dilaksanakan secara daring. Apalagi siswa SMPK Kolese Santo Yusup 2  sudah terbiasa dengan penugasan. “PR dan ulangan tetap kita berikan, hanya polanya saja yang berubah, karena pandemi dan pembelajaran dilaksanakan dengan jarak jauh (daring) . Selebihnya tetap sama harus tetap berjalan normal,” tuturnya.

Menurut Lidwina, penanganan dan metode yang diberikan guru kepada para siswa selama ini merupakan sebuah strategi untuk mencapai prestasi. Meski begitu, sekolah yang dikenal masyarakat dengan prestasi siswanya yang moncer di bidang akademik ini tidak melupakan pentingnya pendidikan karakter. “Karena dengan pendidikan karakter  dan sikap tanggung jawab inilah kita bisa melahirkan generasi muda yang saleh dan terpelajar. Selain tentu usaha yang dilakukan dalam proses pendidikan dan pembelajaran,” terang Lidwina.

Dalam proses pendidikan dan pengajaran peran orang tua juga sangat berpengaruh. Terlebih saat pembelajaran daring di rumah. Maka dari itu kerja sama antara orang tua dan guru menjadi penting. Terutama dalam hal pengawasan. “Agar materi yang disampaikan tetap bisa terpantau dan diikuti dengan lancar layaknya mendapat pembelajaran di sekolah,” tukasnya. 

Dan untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, SMPK Kolese Santo Yusup 2 telah mempersiapkan sarana pendukung dalam memberlakukan protokol kesehatan. “Sarananya sudah kami siapkan, agar anak-anak dapat belajar dengan tenang dan nyaman di sekolah, tanpa khawatir terpapar covid-19,” tandasnya. (imm/adv)