Singo Edan Libur Sepekan

5

MALANG, NewMalangPos – Nuansa penyambutan bulan suci Ramadan juga terasa sampai ke skuat Arema FC. Mulai hari ini, Dedik Setiawan dkk diliburkan pelatih dari jadwal latihan rutin selama sepekan. Mereka baru akan berlatih kembali hari Senin (19/4) mendatang.

Libur ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan puasa, sekaligus penyesuaian kondisi tubuh selama berpuasa. “Mulai besok (hari ini), anak-anak kami liburkan dulu, sampai Senin (19/4) depan. Tetapi, intinya kondisi fisik mereka sudah terisi,” kata asisten pelatih Arema FC Kuncoro kepada New Malang Pos.

Kuncoro menyebutkan, dia dan tim pelatih sudah memperhitungkan matang-matang jadwal libur bagi anak-anak asuhnya. Pertimbangannya, kondisi fisik para pemain sudah cukup baik untuk tidak berlatih intens selama seminggu. Ditambah lagi, dia ingin memberikan kesempatan kepada anak asuhnya untuk bisa refreshing selama satu minggu awal bulan puasa.

Meski demikian, para pemain sudah berkomitmen untuk tetap menjaga kondisi fisik mereka secara mandiri. Porsi latihannya pun dibebaskan sesuai dengan kebutuhan pribadi pemain. Kuncoro meyakini, para pemainnya sudah profesional, sehingga tahu aspek apa yang perlu dijaga.

“Mereka itu sebetulnya sudah terbiasa menjaga kondisi fisik sendiri. Ada yang bakal nambah latihan power, fitness, endurance, atau bahkan tetap latihan di klub kampung mereka. Intinya bisa bermacam-macam dan minimal harus ada aktivitas. Sayang kalau sudah dapat kondisi, lalu hilang selama seminggu ini,” papar dia.

Kuncoro menjelaskan tidak akan ada pemantauan ketat setiap hari kepada para pemainnya. Selain karena dia percaya dengan pemain, dia juga mengatakan bisa melihat upaya para pemain selama satu minggu terakhir ketika sudah berkumpul kembali.

“Makanya saya pesan ke anak-anak di latihan terakhir sebelum libur, mereka harus jaga kondisi sendiri. Pokoknya ada aktivitas. Mereka profesional, mereka sudah tahu sendiri. Anak-anak juga sudah sadar. Kalau tidak ada aktivitas, pasti hilang,” ujar Kuncoro.

Sebelumnya, dia memperkirakan skuat hanya diberi waktu libur selama dua hari saat masuk bulan puasa. Namun, latihan fisik terakhir di Pantai Nganteb, Sabtu (9/4) lalu, dianggapnya sudah jadi bekal fisik yang baik bagi para pemain.

“Latihan terakhir di pantai alhamdulillah sudah bagus. Semua pemain sudah ada peningkatannya. Waktu latihan di pantai karena kondisi fisik mereka sudah terisi, mereka tidak gampang capek. Padahal kira lari 70 tanjakan. Itu kalau latihannya ditaruh di awal, itu yang bermasalah, bisa-bisa cedera,” terang Kuncoro. (abr/ley)