Sidak Kamar Warga Binaan, Tim Gabungan Temukan Sajam dan Handphone

4
SIDAK KAMAR: Tim Gabungan lakukan sidak kamar warga binaan Lapas Kelas IA Malang, pada Selasa, (6/4).(NMP - IST)

MALANG, NewMalangPos – Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57, Tim Gabungan Petugas Lapas Kelas IA Malang melakukan kegiatan razia dan penggeledahan ke kamar hunian warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (6/4) malam.

Lebih dari dua jam sejak pukul 19.00, penggeledahan dilakukan. Unsur yang turut melakukan penggeledahan diantaranya, Petugas Lapas Kelas IA Malang, BNN Kota Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang.

Kepala Lapas Kelas IA Malang, Danang Yudiawan mengatakan kegiatan penggeledahan dan razia tersebut, dilakukan dengan menyasar ke setiap blok hunian warga binaan. Selain itu juga menyasar ke titik-titik, yang dicurigai untuk melakukan pelanggaran.

“Usai dilakukan penggeledahan selama 2 jam, kami menemukan cukup banyak barang terlarang dimiliki oleh warga binaan, diantaranya ada HP, korek api, senjata tajam, dan gas portable,” ujarnya kepada New Malang Pos pada Rabu (7/4).

Secara terperinci barang yang berhasil diamankan ada handphone sebanyak enam buah, cas HP sebanyak empat buah, senjata tajam 13 buah, sendok logam 18 buah, korek api 26 buah, gas portable satu buah, Music Box dua buah, dan kartu Remi delapan set.

Dirinya mengungkapkan barang-barang terlarang yang ditemukan dalam kegiatan penggeledahan tersebut, akan dimusnahkan. Hal ini juga sebagai teguran keras bagi para warga binaan, agar tidak menyelundupkan barang-barang yang dilarang ke dalam area lapas.

“Barang hasil razia dan penggeledahan ini akan kami data dulu setelah itu langsung kami musnahkan, dan untuk warga binaan yang terbukti memiliki barang terlarang ini, maka kami berikan sanksi,” jelasnya.

Kejadian ini akan dijadikan sebagai peringatan dan pelajaran, untuk kembali meningkatkan penjagaan barang masuk ke dalam area lapas. Selain itu ia juga akan meningkatkan pemeriksaan, agar tidak ada barang-barang yang tidak diperbolehkan tetap berada di area lapas.

“Kami akan makin perketat pengawasan, pemeriksaan dan pengamanan. Agar barang terlarang tidak kembali masuk ke lingkungan Lapas Kelas I Malang,” pungkasnya. (rex/ley)