Sewa Motor Malah Digadaikan

DIAMANKAN: Tersangka Beni Setiawan dan Umar Kariadi alias Semir diamankan di Mapolsek Kepanjen.(NMP-AGUNG)

Penipu serta Penadah Asal Kepanjen dan Pakisaji Diringkus

MALANG, New Malang Pos – Unit Reskrim Polsek Kepanjen menangkap pelaku penipuan dan penggelapan, akhir pekan lalu. Tersangkanya Beni Setiawan, warga Dusun Gambiran Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen.

Pria berusia 33 tahun ini, diringkus karena menggelapkan sepeda motor Honda Beat N-3128-IC.
Selain Beni, polisi juga mengamankan seorang penadahnya. Yakni Umar Kariadi alias Semir, 41, warga Jalan Pondok Indah Desa Genengan Kecamatan Pakisaji. Mereka berdua ini dibekuk di rumahnya masing-masing.

Baca Juga :  Lepas Pantauan Orang Tua Balita Tewas Tenggelam di Kolam Renang

“Pertama yang kami tangkap tersangka Beni, selaku pelaku penipuan. Kemudian kami kembangkan dan berhasil menangkap Umar Kariadi alias Semir,” ucap Kapolsek Kepanjen Kompol Yatmo.

Korban penipuan adalah Anik Kusumawati, warga Jalan Krapyak Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen. Peristiwanya terjadi pada 4 September 2019 lalu. Kejadiannya di dalam rumah korban.

Ceritanya, malam itu sekitar pukul 19.00, tersangka Beni datang ke rumah korban. Tujuannya untuk menyewa motor korban selama sepekan. Alasannya untuk keperluan sehari-harinya lantaran istrinya sedang hamil tua.
Setelah disepakati harga sewa, korban lantas menyerahkan motornya. Namun setelah jatuh tempo, motor tidak dikembalikan. Tersangka juga tidak membayar uang sewa yang dijanjikan.

Baca Juga :  Nasib Sumiatim Diputuskan Hari Ini

Sewaktu ditagih, tersangka hanya mengobral janji dan menghindar. Karena merasa tertipu inilah, pada 2 Juli 2021 lalu korban melapor ke Polsek Kepanjen. Berdasarkan laporan itulah polisi lantas mencari keberadaan tersangka Beni dan berhasil menangkapnya.

Begitu tertangkap, tersangka Beni mengaku kalau motor yang disewa dari korban digadaikan kepada tersangka Umar. Akhirnya polisi memburu Umar dan berhasil menangkapnya di rumahnya.

“Sebagai barang buktinya kami mengamankan sepeda motor Honda Beat milik korban yang kami sita dari tersangka kedua,” jelas Yatmo, mantan Kapolsek Bantur ini.

Baca Juga :  Polri Persilakan Komnas HAM Usut 6 Pengikut HRS Tewas Ditembak

Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka Beni mengaku kalau dia terpaksa menggadaikan motor karena butuh uang. “Uang hasil gadai sudah habis,” kata Beni singkat kepada penyidik.(agp)