Sertifikasi Merek Dagang Gratis Untuk UMKM

MALANG, NewMalangPos – Sertifikasi merek dagang diperlukan saat ini untuk UMKM. Apalagi jika dimiliki pelaku usaha mikro agar semakin dipercaya oleh pelanggan.

Karena itulah sertifikat merek menjadi penting. Untuk mendapatkannya, Pemkot Malang memberikan secara cuma-cuma atau gratis bagi pelaku usaha mikro.

Melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, digelar fasilitasi sertifikat merek secara gratis. Program ini ditujukan hanya untuk pelaku usaha mikro yang tengah berkembang apalag di masa pandemi Covid-19.

“Pendaftaran sudah mulai dibukan pada 16 Agustus lalu. Program ini masih berlangsung sampai kuota fasilitasi terpenuhi. Ini penting karena sertifikasi merek usahanya untuk bisa mendapatkan perlindungan secara hukum. Intinya usaha bisa dipatenkan agar terlindungi jika ada masalah hukum,” kata Kepala Diskopindag Kota Malang M Sailendra kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Pulihkan Ekonomi, Pemkot Siapkan Insentif dan Kemudahan Investasi

Dijelaskannya, untuk bisa mendapatkan program ini ada persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama pelaku usaha mikro harus memilki identitas KTP asal Kota Malang. Karena diperuntukan hanya bagi warga Kota Malang dengan usaha yang berada di wilayah Kota Malang.

Syarat lainnya harus memiliki dokumen Perizinan Berusaha Berbasis Risiko atau Izin Usaha Mikro (IUMK) dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Memiliki E-Tiket Merek yaitu logo usaha yang menyebutkan nama merek dan selain itu merek yang akan di daftarkan belum ada atau belum pernah di daftarkan pada Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Portal DJKI Kemenkum HAM,” tegas Mantan Sekretaris KPU Kota Malang ini.

Baca Juga :  GM FKPPI: Jangan Pertontonkan Anarkisme di Malang

Ditambahkannya, untuk mengecek merek usaha apakah sudah terdaftar atau belum, warga bisa mengakses https://pdki-indonesia.dgip.go.id. Sailendra juga menegaskan, agar warg atidak mendaftarkan nama merek yang umum atau familiar.

“Silahkan diikuti. Seluruh proses fasilitasi sertifikasi merek ini gratis atau tanpa dipungut biaya apapun,” pungkas Sailendra. (ica/aim)

Pilihan Pembaca