Semangat Nusantara, Matos Gelar Pemilihan Titi-Nduk dan Meme-Tole

Peserta pemilihan Titi-Nduk Meme-Tole berlenggaklenggok cantik di panggung yang digelar Malang Town Square dan PSMTI Kota Malang.

NEW MALANG POS-MALANG – Nuansa kebersamaan digelorakan Malang Town Square, Sabtu (5/2) dalam Pemilihan Titi-Nduk Meme-Tole “Cross Culture Show” yang diselenggarakan bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Malang.

Event beauty pageant ini bernuansa merah meriah karena diselenggarakan juga dalam memperingati Hari Raya Imlek. Mengusung tema “Bersaudara Satu Nusantara” sebanyak kurang lebih 50 anak berpartisipasi dalam kompetisi memperebutkan gelar Titi-Nduk dan Meme-Tole tersebut.
Marcomm Manager Matos, Sasmita Rahayu menjelaskan event ini dilaksanakan sebagai bentuk kebersamaan antar suku, ras dan agama sebagai satu bangsa dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Lebih spesial karena diadakan bertepatan dengan momen Hari Raya Imlek.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Klaster Hajatan di Sumawe, Satu Dusun Lockdown


“Kita senang sekali bisa bekerjasama dengan PSMTI bisa mengajak anak-anak kita untuk bisa mengenal sejak dini indahnya perbedaan. Makanya filosofinya Titi-Nduk dan Meme-Tole (perpaduan panggilan nama anak kecil ala suku Tionghoa dipadukan dengan sebutan anak kecil ala Suku Jawa,red),” tegas Sasmita kepada Malang Posco Media kemarin.
Ia menyampaikan pula jika gelaran ini memberikan ruang pada anak anak dari Malang Raya unjuk kebolehan bakatnya. Pasalnya selain Fashion Show dengan Tema Imlek, event ini juga dimeriahkan oleh Talent Show dari berbagai kelompok anak.
Diantaranya pertunjukan Fashion dari Color Model Inc Kids juga berbagai pertunjukan bakat dari puluhan murid-murid Gracia Nusantara School Malang.

Baca Juga :  Ibu Hebat Curhat Seru di 'I Try To Be A Good Mom'


Sasmita menjelaskan event pemilihan Titi-Nduk dan Meme-Tole kali ini diadakan pertama kalinya. Dan harapannya bisa diadakan sebagai event rutin di Malang Town Square. Karena event seperti ini selain membangkitkan kreativitas dan bakat anak anak muda sejak dini juga bisa memupuk rasa kebersamaan dalam perbedaan.
“Harapannya kedepan bisa diselenggarakan lagi bersama PSMTI. Dan pesan moral keberagamaan ini bisa terus digaungkan,” pungkas Sasmita.
Sementara itu Ketua PSMTI Kota Malang Dr. dr. Sugiharta Tandya, yang diwakili pengurus PSMTI, Widya, menjelaskan kegiatan Pemilihan Titi Nduk Meme Tole ini menjadi momen penting keberagaman warga Kota Malang. PSMTI Kota Malang pun selalu mendukung berbagai kegiatan yang meningkatkan rasa toleransi dan keberagaman dalam berbagai bentuk.
“Termasuk hari ini. Kegiatan ini juga sangat baik untuk menumbuhkan rasa keberagaman. Juga untuk anak-anak yang berpartisipasi bisa selalu mendapat ruang untuk selalu kreatif,” pungkasnya.

Baca Juga :  Apa itu Vaksin Bio Farma? Berikut Penjelasannya!


Pemilihan Titi Nduk Meme Tole Matos bersama PSMTI Kota Malang ini menghadirkan juri-juri kompeten dalam dunia fashion. Salah satunya juri utama Agung Sudir Putra dan juga desainer Kota Malang Jon Cataleya. (ica/adv/ggs)

artikel Pilihan