Syiva Angel Pakai Narkoba Bareng 3 Teman di Bali untuk Senang-senang

Syiva Angel (Foto: Instagram @syivangel/Detik)

NewMalangPos – Selebgram dan YouTuber gaming Syiva Angel (23) bersama tiga rekanya diamankan Polresta Denpasar terkait kasus narkoba jenis baru P-Fluoro Fori. Saat diperiksa polisi, Syiva mengaku menggunakan narkoba untuk bersenang-senang bersama temannya.

“Iya sama-sama dengan temannya, (pengakuannya pengin) happy-happy bersama temannya,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabarat, Selasa (26/1).

Lebih lanjut Mikael menjelaskan Syiva sudah kenal lama dengan tiga rekannya di media sosial (medsos). Mereka lalu pergi bersama-sama ke Bali untuk berlibur.

“Kenal sudah lama teman di media sosial. Cuma liburan pertama ya ke Bali, gitu aja,” ujar Mikael.

Dikutip dari Detik News, Syiva dikenal memiliki sejumlah akun medsos dengan pengikut cukup banyak. Bahkan namanya di kalangan YouTuber gaming cukup dikenal. Pemilik kanal ‘syivangel’ ini tercatat memiliki 662 ribu subscribers.

Polisi menyayangkan Syifa, yang banyak dikenal orang, justru menggunakan narkoba. Saat ini polisi masih mendalami terkait asal narkoba yang didapat Syiva.

“Harusnya dia menjadi duta narkoba, tetapi dia memberikan contoh yang tidak baik. Dengan pengikut yang begitu banyak, harusnya dia menjadikan narkoba musuh bersama, tapi malah dia menggunakan narkoba. Itu yang kita sayangkan,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan kepada wartawan saat jumpa pers, Senin (25/1).

Diketahui, Syiva ditangkap Polresta Denpasar terkait narkoba bersama tiga rekannya, yakni Johki (24), Ravee (21) dan Allyssa (20). Mereka diamankan di vila Jalan Batu Belig, Kuta Utara, Badung, Bali.

Polisi juga mengamankan barang bukti dari Syiva Angel berupa narkoba jenis baru, yakni P-Fluoro Fori, sebanyak 4 butir tablet dan 3 pecahan tablet dengan berat bersih 1,90 gram.

Saat ini mereka masih diperiksa di Polresta Denpasar. Polisi menyebut narkoba jenis baru ini punya efek mematikan.

“Termasuk yang tadi saya sampaikan BB (barang bukti)-nya adalah ini narkoba jenis baru ini yang tadi sangat mematikan. Ini kita sayangkan sekali. Mudah-mudahan dengan proses hukum ini ya tujuan kita untuk mengubah, sehingga dia bisa berubah ke jalan yang lebih baik lagi,” ujar Jensen. (jbr/Dtk)