Sekolah Tatap Muka Terbatas Dibuka, Wali Kota Sutiaji Ingatkan Perketat Prokes

9
Wali Kota Malang Sutiaji meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SDN Kauman 1 Kota Malang.

Malang – Kota Malang sudah memulai pelaksanaan Pembelajaran Sekolah Tatap Muka Terbatas bagi siswa SD dan SMP di Kota Malang pada Senin (19/4).

Sekolah diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi seluruh warga satuan pendidikan.
Pembukaan sekolah tatap muka terbatas ini sesuai dengan sesuai Surat Edaran Wali Kota Malang No. 15 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 di Kota Malang.

Wali Kota Malang, H. Sutiaji bersama Ketua dan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Ahmad Wanedi dan Rokhmad berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan sekolah tatap muka tersebut yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mlang Suwarjana, Kepala Dinas Kesehatan Husnul Muarif, dan Kepala Dinas Kominfo, M. Nurwidianto. Peninjuan dilakukan di beberapa sekolah antara lain, SDN Kauman 1, SD Muhammadiyah 1, SMPN 6 dan SMPN 3.

Secara umum, menurut Wali Kota Malang Sutiaji, sekolah telah mematuhi SE.
“Namun jika ke depan kedapatan sekolah tidak melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan tidak menaati SE yang ada, bisa jadi pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut akan kita tutup dan kita evaluasi bersama. Ini demi kebaikan dan keamanan kita bersama. Kaitannya dengan kesehatan dan nyawa seseorang, saya memberikan penekanan terkait hal tersebut,” kata Sutiaji yang juga ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Malang itu. (aim)