Sekolah Islam Sabilillah Malang, SISMA at Home, Hadir Lebih Dekat dengan Siswa

NewMalangPos, MALANG – Pandemi Covid-19 sudah setahun lebih melanda. Siswa belajar daring juga sudah cukup lama. Yang dirasakan mereka pun campur aduk. Jenuh, bosan, bingung dan lain-lain. Semakin hari perasaan itu kian bertambah, seiring pandemi yang belum mereda hingga saat ini.

Dan itu tidak hanya dirasakan anak. Orang tua pun tak kalah stres menghadapi kondisi ini. Dengan segala keterbatasan dan kekurangan, mereka “dipaksa” untuk menyesuaikan diri. Dan bahkan, untuk anaknya yang masih TK atau kelas bawah, tak jarang terlibat langsung dalam pembelajaran.

Namun untuk siswa dan orang tua siswa Sekolah Islam Sabilillah, sudah tidak perlu khawatir lagi. Kini, SISMA (Sekolah Islam Sabilillah), dari TK, SD, SMP dan SMA Islam Sabilillah hadir di rumah. Dengan sebuah sistem aplikasi belajar yang baru. Namanya, Smart Digital Learning. Sebuah program yang diciptakan dengan semangat Sisma At Home, atau Sisma Hadir Di Rumah. Program ini diwadahi dalam platform belajar Sisma Smart Digital Education Center.

Smart Digital Learning yang sebelumnya bernama Sabilillah e-Learning, merupakan piranti pembelajaran berbasis web dengan menggunakan Learning Manajemen System. Semua materi dan tugas, serta berbagai informasi terkait pembelajaran berada di satu wadah aplikasi digital itu. 

Baca Juga :  Perkuat Link And Match, SMK Animasi-KEK Singosari

Penggunaannya pun lebih mudah dan sistematis. Dan terbukti dapat menunjang efektivitas siswa belajar secara daring. Sesuai dengan tujuan Sisma At Home, sarana belajar ini memberikan panduan yang begitu mudah. Siswa merasa didampingi guru secara langsung meskipun belajar di rumah.

Kabag Kurikulum Dan Kesiswaan LPI Sabilillah Malang, Idi Rathomy Baisa, S.Pd., M.Pd menerangkan Smart Digital Learning terdiri dari beberapa bidang pembelajaran berupa fitur-fitur canggih di dalamnya. Yaitu ada Schedules, Live Meet, Digital Library, Rapor, Learning Tools, Attendance List dan Digital Laboratory.  

Fitur Schedules berisi mata pelajaran selama satu minggu. Dengan deskripsi yang rinci sesuai dengan kompetensi dasar yang diinginkan. Lengkap dengan tugas-tugas dan target belajar siswa.

Sarana ini dibuat agar orang tua juga bisa mengontrol dengan detail aktivitas belajar anak. Mulai jam pertama hingga akhir. Bahkan tidak hanya sehari, seminggu ke depan pun sudah bisa diketahui. “Karena jadwal yang kami buat di Schedules Smart Digital Learning tidak sekedar nama mapelnya, tapi lengkap dengan rincian materi yang akan dipelajari anak,” terang Idi.

Ia menambahkan, SISMA At Home, menghadirkan dan mendekatkan sekolah pada anak dan orang tua di rumah. Secara sederhana disimpulkan belajar virtual tidak memberikan kesan yang jauh dengan hanya membayangkan. Tetapi kegiatan belajar daring disetting sedemikian rupa agar anak merasakan kedekatan dengan guru dan kemudahan dalam belajar. Seakan-akan guru atau sekolah berada di rumahnya sendiri.

Baca Juga :  Universitas Katolik Widya Karya Malang, Tanam Pohon, Lanjut Seminar Entrepreneur

Idi memberikan contoh pelajaran olahraga. Materinya tentang gerakan senam. Contoh videonya sudah disiapkan di Smart Digital Learning. Tinggal tugas siswa meniru dan membuat video sendiri sesuai contoh, untuk kemudian dikirimkan ke guru melalui aplikasi yang sama sebagai target pembelajaran. “Demikian juga materi-materi pelajaran yang lain. Orang tua juga bisa melihat tugas-tugas itu dengan seksama, jelas dan rinci, lengkap skenario kegiatan belajar,” jelasnya.

Fitur selanjutnya di Smart Digital Learning ada Live Meet. Yaitu ruang kelas virtual guru dan siswa. Di dua puluh menit pertama siswa wajib live meet dengan guru, untuk menerima arahan dan  motivasi. Selanjutnya siswa belajar mandiri dengan tugas-tugas dan materi yang sudah tertera di Smart Digital Learning. Dan sepuluh menit terakhir siswa wajib kembali live meet bersama guru, untuk mengevaluasi dan sharing terkait kendala dan kesulitan yang dialami selama belajar mandiri.

Baca Juga :  Bikin Mesin Filler Bantu UKM di Masa Pandemi

Smart Digital Learning terbagi empat fitur berkaitan dengan bidang pembelajaran. Yaitu Pendidikan Karakter, intrakurikuler (kegiatan belajar), kokurikuler (kegiatan yang menunjang intra) dan ekstrakurikuler. Khusus SMA ditambah satu yakni program ma’had.

“Dengan sajian program belajar berbasis digital ini orang tua menjadi yakin, meskipun anak belajar daring, tetapi guru melaksanakan tugasnya dengan riil. Tidak cukup hanya laporan dari anak, tapi melihat langsung dengan bukti nyata dari platform belajar yang kami siapkan,” tutur Idi.

Ada banyak kelebihan yang terdapat di smart digital learning. Pola sistem digital yang disajikan guru Sabilillah ini tidak membuat siswa kehilangan data belajar. Karena semua terekam dengan lengkap. Orang tua juga tidak kesulitan melihat langsung hasil belajar anaknya.  “Semua sudah ada disitu, orang tua tinggal membuka dan menanyakan pada buah hatinya akan tugas dan hasil belajar di hari itu,” tandasnya.

Sisma At Home, tidak hanya hadir untuk siswa. Tetapi juga mewadahi program-program motivasi dan pembinaan spiritual bagi orang tua. Seperti program yang telah berjalan selama ini, ada Bina Qolbu setiap bulan dan parenting setiap dua bulan sekali. (imm/sir)