Pendidikan Sekolah Akhlak SD Plus Al-Kautsar, Raih Medali Emas AISEFF 2021

Sekolah Akhlak SD Plus Al-Kautsar, Raih Medali Emas AISEFF 2021

BANGGA: Kepala SD Plus Al-Kautsar Darmaji, S.Ag., M.Pd (tengah) dan guru pembina bersama siswa-siswi kelompok KIR SD Plus Al-Kautsar yang sukses meraih medali emas dan perak di ajang AISEEF 2021

MALANG, NewMalangPos – Satu prestasi terbaru ditorehkan siswa-siswi Sekolah Akhlak SD Plus Al-Kautsar. Kali ini prestasi yang begitu membanggakan. Mereka raih dari ajang lomba Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021. Di bidang karya ilmiah tingkat internasional. Dan diikuti 478 tim dari 20 negara di ASEAN dan belahan dunia lainnya.

Di kompetisi bergengsi yang digelar Februari lalu tersebut, siswa-siswi SD Plus Al-Kautsar berhasil membawa medali emas dan medali perak. Kebanggaan itu lebih terasa, karena lomba ini baru pertama diikuti oleh mereka. Dan program Karya Ilmiah Remaja (KIR) di sekolah ini pun baru dibentuk semester lalu.

Kepala SD Plus Al-Kautsar Darmaji, S.Ag., M.Pd menyampaikan rasa syukurnya. Medali emas dan perak dari ajang AISEEF menjadi motivasi besar bagi anak didiknya untuk berkarya lebih hebat lagi. Termasuk guru-guru pembina semakin bersemangat untuk memberikan bimbingan dan pengajaran yang lebih baik. “Alhamdulillah tentu (prestasi) ini berkat kemauan besar dan usaha guru serta anak-anak kami,” katanya.

KOMPAK: Roro Umamah, dkk tim KIR SD Plus Al-Kautsar yang sukses raih medali emas di AISEEF 2021

Tidak banyak Sekolah Dasar (SD) yang mempunyai program pembinaan di bidang KIR. SD Plus Al-Kautsar sendiri membuka program KIR karena adanya peluang bagi siswa. Seperti adanya lomba-lomba karya ilmiah yang diikuti anak usia SD.

Darmaji mengatakan, program KIR dinilai sangat penting dalam meningkatkan daya pikir dan keterampilan anak didiknya. Sejak SD mereka sudah dilatih untuk kritis dan peka terhadap fenomena yang ada di lingkungan sekitar.

Dari situ akan berkembang ke penelitian dan riset-riset sederhana sesuai kemampuan anak SD. Budaya berpikir kritis itu diharapkan mampu membentuk pola dan karakter siswa menjadi ilmuwan handal di masa yang akan datang. “Kami ingin melahirkan generasi terbaik dan calon-calon saintis yang hebat,” kata dia.

Salah satu guru Pembina KIR SD Plus Al-Kautsar,  Esti Rahmawati, S.Si menjelaskan, sebagai peserta yang baru pertama ikut AISEEF ada banyak persiapan yang dilakukan. Mulai seleksi internal sekolah dari setiap kelas. Termasuk juga rekomendasi dari wali kelas masing-masing. Dari puluhan siswa KIR, akhirnya terpilih 10 siswa terbaik untuk ikut ajang lomba ini.

Mereka dibagi menjadi dua tim. Masing-masing terdiri dari lima siswa. Tim pertama adalah M. Hallannahla Addakhil, Roro Umamah, Avisha Urdha Salsabila, Renata Salsabila Putri Afandi dan Inayati Hanum Aribah Mulyana Hariyanto. Tim ini meraih medali emas.

Sedangkan tim kedua yang meraih medali perak adalah Nadhifa Salsabila Siraj, Sidni Alesha Batrisya, Rafif Athaa Firas Prayata, Alicya Paramitha Maharani dan Azarine Calya Eka Aqilah. 

Esti Rahmawati menyampaikan rasa bangganya kepada kedua tim ini. Meskipun baru terbentuk dan baru pertama ikut lomba, sudah mampu menjadi pemenang. Dan itu tingkatnya tidak main-main. International Competition. Mengalahkan banyak tim dari berbagai negara di dunia. “Kami bangga punya anak-anak hebat. Mereka tampil luar biasa. Ide-ide muncul dari mereka sendiri. Kami (guru) hanya mendampingi,” katanya.

Tim pertama mengangkat produk KIR berjudul Magic Box. Sedangkan tim kedua mengangkat judul Smart Aquarium. Setiap tim presentasi secara virtual di depan juri dan peserta menggunakan kanal zoom. Satu juri dari Indonesia dan selebihnya dari luar negeri.

Kehebatan anak-anak Sekolah Akhlak SD Plus Al-Kautsar ini semakin terlihat saat presentasi. Karena jurinya dari luar negeri, bahasa yang digunakan saat presentasi pun dengan Bahasa Inggris. Dan pertanyaan-pertanyaan juri saat itu dilibas habis dengan jawaban siswa yang mengagumkan. “Alhamdulillah semua berjalan lancar. Meskipun pertanyaan dengan Bahasa Inggris, bisa dijawab oleh anak-anak dengan baik,” tukasnya.

Prestasi ini menjadi bukti akan kualitas pendidikan dan pengajaran di SD Plus Al-Kautsar. Meskipun secara output siswa baru sekolah ini tidak menerapkan seleksi, tetapi mampu melahirkan siswa-siswi hebat dan kompetitif. Bahkan di kancah internasional.  Artinya, orang tua siswa tidak salah memilih sekolah ini untuk putra-putri mereka.

Sekolah Akhlak SD Plus Al-Kautsar saat ini telah membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru. Tahun Ajaran 2021-2022. Pendaftaran bisa dilakukan secara offline di alamat sekolah Jalan Simpang LA Sucipto. Atau secara online di http://sdplusalkautsar.sch.id/. (imm/adv)

Hubungi kami
New MALANG POS
Selamat datang di New Malang Pos
Ada yang bisa kami bantu?
Exit mobile version