Sebelum Disetubuhi Korban Dicabuli

39
REKA ADEGAN: Tersangka Wahyudi alias Yudi dan Adi Prianto alias Dalbo memperagakan pembunuhan disertai perkosaan terhadap pemandu karaoke.(NMP-Agung Priyo)

Pembunuhan Pemandu Karaoke Pakisaji Direkonstruksi, Peragakan 23 Adegan

MALANG, NewMalangPos– Satreskrim Polres Malang merekonstruksi kasus pembunuhan pemandu karaoke di Kecamatan Pakisaji, Rabu (7/4) pagi kemarin. Kasus pembunuhan yang menewaskan Setia Nurmiati alias Ayu, 21, warga Kecamatan Wagir ini, terjadi pada Selasa 23 Maret lalu.

Rekonstruksi digelar di halaman perkantoran Block Office Kepanjen. Menghadirkan dua tersangka, yakni Wahyudi alias Yudi, 34. Sopir truk asal Tuban ini, diketahui sebagai kekasih korban dan indekos di Desa Karangduren, Pakisaji.

Satu pelaku lagi adalah Adi Prianto alias Dalbo, 28, warga Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen. Dalbo merupakan teman Wahyudi, sekaligus penjaga Karaoke 88 di Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji. Dan disaksikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Ari Kuswadi, SH.

“Sengaja rekonstruksi kami gelar di halaman perkantoran Block Office Kepanjen supaya tidak mengganggu arus lalu lintas. Karena kejadian sebenarnya berada di jalan raya,” jelas Kanit Idik I Satreskrim Polres Malang Iptu Ronny Marghas.

Ada 23 adegan yang diperagakan kedua tersangka dalam rekonstruksi tersebut. Diawali dari tersangka Wahyudi alias Yudi, menabrak dan melindas tubuh korban dengan kendaraan truk tronton. Usai menabrak Yudi langsung kabur.

Yudi sengaja menabrak korban karena ketahuan selingkuh dengan wanita lain, yang juga pemandu lagu. Saat kejadian itu, Yudi dengan selingkuhannya sedang berada di dalam truk.

Usai menabrak dan kabur, Yudi menghubungi Dalbo, untuk menolong korban. Di sinilah kejadian miris dialami oleh korban Ayu. Dalam kondisi sekarat, dia diseret ke warung kosong di samping Karaoke 88.

Di tempat yang sepi dan gelap inilah, korban disetubuhi secara paksa oleh Dalbo. Padahal kondisi korban saat itu sekarat dan kesakitan, karena beberapa tulang tubuhnya patah usai terlindas truk.

“Dari rekonstruksi ini, ada fakta baru yang terungkap. Bahwa tersangka Dalbo tidak langsung menyetubuhi korban. Tetapi dia terlebih dahulu mencabuli korban. Usai berbuat dia langsung pergi meninggalkan korban,” jelas Ronny.

Karena tidak ada yang menolong itulah, korban yang sebelumnya sekarat akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan sore harinya oleh seorang pemulung.

Ronny menambahkan, rekonstruksi ini untuk membuktikan sekaligus mencocokkan keterangan tersangka dan saksi dengan kejadian sebenarnya. “Sekaligus untuk melengkapi berkas sebelum nantinya dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Malang,” paparnya.

Seperti diketahui, Selasa (23/3) sore sekitar pukul 15.00, korban Setia Nurmiati alias Ayu, 21, ditemukan tak bernyawa di sebuah warung Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji. Sewaktu ditemukan, warga Kecamatan Wagir ini, dalam kondisi setengah telanjang. Ada seperti luka tusuk di perut kanan.

Dugaan menguat bahwa Ayu adalah korban pembunuhan. Sebelum dihabisi, saat itu korban lebih dahulu disetubuhi. Kemudian jazadnya ditinggalkan begitu saja oleh pelaku.

Sementara penangkapan kedua pelaku berdasarkan hasil penyelidikan polisi. Petugas mengumpulkan keterangan beberapa saksi yang diketahui dekat dengan korban. Dari keterangan saksi inilah, akhirnya mengerucut pada pelaku. Yakni Wahyudi alias Yudi dan Adi Prianto alias Dalbo.(agp)