Satu Keluarga Korban Minta Polisi Tuntaskan Kejadian Tragis Diklat UKM Pagar Nusa

87
Salah satu pihak keluarga dari Lamongan diwakili oleh Siti Nurhalimah dalam preskon di Mapolres Batu, Sabtu (13/3). Foto:ist

NewMalangPos, KOTA BATU – Salah satu pihak keluarga dari dua korban mahasiswa meninggal saat mengikuti kegiatan Penerimaan dan Pembaiatan Anggota Baru (PPAB) UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang meminta agar polisi segera menuntaskan perkara tersebut.

M. Syarif selaku paman dari Miftah Rizki Pratama, mahasiswa Tadris Matematika asal Bandung yang meninggal menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas sebagai kehendak tuhan. Meski begitu keluarga ingin peristiwa kelam yang mengakibatkan dua nyawa melayang tersebut dituntaskan oleh Polres Batu.

“Pertama kami sampaikan menerima ini dengan ikhlas sebagai kehendak tuhan. Namun demikian kami berharap ke Pak Kasat agar masalah ini dituntaskan. Bukan berarti kami tidak menerima kepergian.” ujar Syarif kepada awak media melalui preskon yang digelar di Polres Batu Sabtu (13/3) kemarin.

Pihaknya meminta kejadian tersebut diusut tuntas. Karena pihak keluarga merasakan adanya beberapa kejanggalan yang masih jadi pertanyaan dan harus dijawab tuntas.

“Bukan kami tidak menerima kepergian, tapi proses hukum tetap jalan. Ini karena kami melihat ada kejanggalan. Karena yang pertama dari informasi yang kami terima dari media, baik online dan cetak, panitia terkesan berbelit menjelaskan kematian. Ada yang memberikan keterangan mulai dari pingsan, jatuh, dan asma. Kami ingin clear itu,” terangnya. (eri/ggs)