Sanusi Tinjau Kecamatan Dampit, Warga Isoman Mulai Dipindah ke Isoter

Bupati Malang H. M Sanusi menyerahkan bantuan kepada warga terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi di tempat isolasi terpadu. (Mansur Adnan S/NMP)

MALANG, NewMalangPos – Satu persatu warga terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri dipindahkan ke tempat isolasi terpadu (isoter).

Sabtu (14/8) hari ini di Kecamatan Dampit, ada sembilan warga yang dipindahkan ke isoter yang berada di SDN 2 Dampit.

Pemindahan warga ini difasilitasi langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Malang melalui Puskesmas Dampit. “Mereka dijemput satu persatu di rumahnya masing-masing, selanjutnya naik ambulance langsung kesini, untuk menjalani isolasi,” ungkap Kepala Puskesmas Dampit dr Uswatun Hasanah.

Dia berharap dengan pemindahan warga terpapar Covid-19 ke Isoter ini dapat meminimalisir terjadi penularan Covid-19.

“Kami mengikuti arahan dari bapak bupati untuk memindahkan warga positif dengan kategori Orang Tidak Bergejala (OTG) ke isoter. Harapannya dengan pemindahan, warga pun lebih cepat pulih,” tambahnya.

Baca Juga :  Serbuan Vaksin di SMAK Cor Jesu Malang, ini Pesan Penting Panglima TNI dan Kapolri
Bupati Malang H. Sanusi meninjau tempat isolasi terpadu di SDN 2 Dampit. (M Mansur Adnan S/NMP)

Pemindahan warga ke isoter ini disaksikan langsung oleh Bupati Malang H. M Sanusi dan Forkopimda Kabupaten Malang yang melakukan peninjauan di SDN 2 Dampit. Meskipun sempat khawatir, namun sebagai kepala daerah, Sanusi tetap memberikan perhatian kepada warga tersebut. Tak lupa, orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Malang ini memberikan semangat kepada warga yang menjalani isolasi.

Sanusi mengatakan, agar warga terpapar Covid-19 yang berada di isoter terus menjaga kondisi tubuh, dengan makan-makanan yang bergizi. Selain itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengingatkan mereka untuk berolahraga. Karena dengan olahraga, imun tubuh bertambah.

“Tidak apa-apa, tetap semangat, makan makanan yang bergizi dan olahraga, agar imunnya bertambah, dan cepat hilang virusnya,” katanya.

Sanusi mengatakan, jika ada keluarganya yang sempat terpapar Covid-19. Dia pun bersyukur karena mereka sudah sembuh.

Baca Juga :  Hari ini, Unitri Sambut 1500 Mahasiswa Baru

“Kuncinya ya itu, semangat dan makan yang banyak, istirahat yang cukup, serta olahraga,” ungkapnya.

Saat meninjau tempat isolasi terpadu, Sanusi bersama Forkopimda Kabupaten Malang juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang menjalani isolasi. Dia berharap bantuan sembako tersebut dapat memenuhi kebutuhan warga selama menjalani isolasi. Selain sembako, Sanusi juga menyerahkan bantuan uang saku.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis, dengan memperhatikan jarak dan protokol kesehatan.
Sementara itu, Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra juga mengingatkan warga yang menjalani isolasi untuk berjemur setiap hari. Berjemur dibawah sinar matahari dikatakan Yusuf, tubuh akan mendapatkan asupan vitamin D. Dengan begitu, imun tubuh pun bertambah, dan Covid-19 cepat hilang.

Baca Juga :  Kerja Berat Cegah Kerumunan

“Saya dulu juga pernah terpapar Covid-19. Alhamdulillah, sembuh. Saya berjemur setiap hati, dan makan makanan bergizi serta berolahraga,” tandasnya.

Sementara itu Camat Dampit Abai Saleh menyebutkan per hari ini jumlah kasus Covid-19 yang aktif 18 orang. Sembilan di antaranya sudah menjalani isolasi terpadu.

Mantan Camat Kepanjen ini meminta masyarakat yang tetpapar Covid -19 mau menjalani isolasi di tempat. Sebab, di isolasi terpadu, warga tidak sekadar menjalani isolasi. Tapi juga mendapatkan pemantauan atau pengawasan langsung dari tenaga kesehatan.

“Di isoter juga kami lengkapi dengan oksigen. Jafi jika afa warga yang mendadak sesak nafas, merema bisa langsung cepat mendapatkan penanganan. Sehingga risiko kematian pun dapat ditekan,” tandasnya. (ira/ley)

Pilihan Pembaca