RTH Kota Malang Ditambah 1,5 Ha di Merjosari

Perataan lahan eks Pasar Merjosari mulai dilakukan. Selasa (14/9) nampak pekerja mulai merapikan kawasan yang akan dibangun sebagai RTH baru berbentuk Taman Bunga.( M Masnyur/NMP)

Malang, NewMalangPos – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Malang tahun ini ditambah di kawasan Kelurahan Merjosari. Aktivitas pembangunan RTH disana sudah terlihat, Selasa (14/9). Lahan eks Pasar Merjosari ini akan segera terbangun menjadi Taman Bunga atau Kebun Bibit.

Lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare ini mulai dibangun menjadi Kebun Bunga dengan anggaran senilai Rp 3,6 M. Dulunya rencana pembangunan Kebun Bunga disini direncanakan senilai Rp 4,8 M dari APBD Kota Malang tahun 2021.

Hal ini dapat dilihat dari hasil akhir lelang proyek RTH Merjosari di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang. Proyek ini memiliki tawaran nilai proyek akhir senilai Rp 3.686.944,689,90. Pemenang tender adalah CV Mitra Sejati Utama, sebuah perusahaan kontraktor dari Trenggalek.

Baca Juga :  Hanif Sjahbandi Akhiri Masa Lajang

Kepala Dinas  Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Drs Wahyu  Setianto menjelaskan konsep RTH di eks Pasar Merjosari ini adalah taman khusus pembibitan berbagai jenis bunga.

“Tahun ini insya Allah selesai,” tegasnya kemarin.

Wahyu menambahkan penambahan RTH di Kota Malang memang terus digencarkan. Pasalnya kondisi RTH Publik sesuai standar daerah adalah 20 persen. Kota Malang sendiri, baru mencapai sebanyak 4 persen RTH yang sudah terbangun.

Mantan kasatpol PP Kota Malang ini juga menegaskan bahwa Taman Bunga Merjosari ini juga akan dilengkapi dengan fasiitas taman publik lainnya. Yakni seperti tempat duduk, balai-balai bengong dan lainnnya.

Baca Juga :  Gandeng OJK, Bank Jatim Gelar Vaksinasi di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang

Konsep taman bunga ini juga nantinya juga diarahkan menjadi taman dengan kelas internasional. Yakni akan menjadi tempat warga dapat menikmati koleksi bunga-bunga.

“Bungan anti bukan hanya dari Indonesia saja tetapi juga bunga-bunga dari luar negeri,” pungkas Wahyu. (ica/jon/nmp)

Pilihan Pembaca