RSIA Mawar Layani Swab Antigen Panpel Arema FC

20
new malang pos
Media Officer (MO) Arema FC, Sudarmaji melakukan Swab Antigen di RSIA Mawar.

MALANG, NewMalangPos – Panpel Arema FC siap menyambut empat klub yang akan bertanding di Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan,Senin 22 Maret. Sebagai wujud kesiapannya dalam menyambut klub Persija Jakarta, Borneo FC, Bhayangkara Solo FCD dan PSM Makassar, jajaran Panpel melakukan inisiatif Swab Antigen di RSIA Mawar (Mardi Waloeja Rampal) di Jl WR Supratman 1 Kota Malang.

“Kami berterima kasih atas inisiatif RSIA Mawar yang peduli terhadap sepakbola Indonesia. Jajaran Panpel Arema FC mendapatkan layanan swab antigen menyambut datangnya klub klub yang akan bertanding di Malang,” ungkap Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris dalam siaran pers kepada New Malang Pos.

Swab Antigen dilakukan di RSIA Mawar kepada sejumlah Panpel khusus yang bertugas bersama perangkat kepanitian dari LIB ( Liga Indonesia Baru ) yang mulai bekerja mempersiapkan turnamen pre sesion Piala Menpora 2021 di Malang.

Seperti diketahui turnamen Piala Menpora 2021 digelar di empat venue di Solo, Malang, Sleman dan Bandung. Event bergengsi berhadiah total miliaran rupiah ini diikuti 17 klub Liga 1. Gelaran pertandingan melarang kehadiran penonton dalam stadion. Pelaksanaan pertandingan sarat dengan kepatuhan dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Panpel Arema FC, lanjut Abdul Haris, penting secara intensif dan inisiatf secara mandiri melakukan swab antigen secara rutin, dikarenakan rentannya penularan Covid -19.

“Kami optimis dengan persiapan yang sangat ketat dan intensif serta sinergi antara PSSI, Menpora, Pihak Kepolisian serta Satgas Covid dalam mengawal Piala Menpora ini disiplin dalam menjalankan aturan Prokes. Apalagi, ini juga menjadi ajang simulasi serta penilaian dari pihak kepolisian untuk mendapatkan ijin digelarnya kompetisi resmi pada Juni nantinya,”ungkapnya.

Sebagai implementasi aturan protokol kesehatan, regulasi mengatur bahwa pengaturan zona pertandingan yang sebelumnya terdiri dari 9 zona, kini untuk efektif pelaksanaan social distancing, maka dari 9 zona di perketat hanya 4 zona. Yakni zona 1 area lapangan pertandingan, zona 2 meliputi area ruang ganti, zona 3 di tribun dan zona 4 di luar stadion.

Jumlah personil yang bertugas juga mengalami pengurangan sangat siginifikan, yakni dalam setiap pertandingan hanya melibatkan 299 personil, tidak boleh lebih. Sebanyak 299 personil itu didalamnya ada pemain, pelatih, official kedua tim, selebihnya pihak kepolisian hanya 65 pesonil, sisanya panpel dan tenaga medis.

Baik di hotel, maupun memulai aktifitas memasuki stadion, wajib kedua tim melakukan swab antigen, termasuk semua 299 orang yang terlibat di dalam zona 1 sampai zona 4 di stadion.

“Jika ada yang terpapar Covid, sudah disiapkan langkah sigapnya, termasuk rujukan rumah sakitnya,” ujar Abdul Haris.

Pihak kepoliaian juga telah melakukan simulasi pada awal pekan lalu saat Arema FC menggelar latihan bersama dengan Madura United si Stadion Kanjuruhan, dimana are radius 2 kilometer menuju Stadion Kanjuruhan akan dilakukan penyekatan dan penjagaan, agar masyarakat tidak mendekat di kawasan area stadion milik Pemkab Malang tersebut. (nug/ggs)