Rotary Indonesia Bantu Penanganan Covid-19 di Bhakti Luhur

new malang pos
Rotary Indonesia menyalurkan bantuan untuk penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur yang tengah berjuang dalam menangani Covid-19 sebagian penghuninya. (NMP - MOCH. REXY QOLBI ANURA)

NewMalangPos, MALANG – Peduli sesama, Rotary Indonesia memberikan bantuan bagi penghuni Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur pada Selasa, (2/3). Dari 500 penghuni panti, sebanyak 170 penghuni terkonfirmasi positif Covid-19. Bantuan ini dikolaborasikan dengan beberapa pihak yang peduli dengan anak-anak difabel di Bhakti Luhur.

Kepala Rotary Indonesia, Romy Junardy menyerahkan beberapa bantuan yang dibutuhkan bagi para penghuni yang sedang terjangkit Covid-19. Bantuan ini ada yang didatangkan langsung dari Surabaya dan ada yang bekerja sama dengan beberapa pihak di Kota Malang.

“Kami mengetahui dari media bahwa anak-anak kami yang berada di Panti Asuhan Bhakti Luhur ini terjangkit Covid-19, sejumlah 170 orang,” ungkap Romy kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Dorong UMKM Masuk Marketplace

Dirinya mewakili Rotary Indonesia menyampaikan begitu besar empati kepada para anak berkebutuhan khusus yang sedang mengampu pendidikan dan belajar di Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur. Bersama dengan jaringan yang ada baik secara lokal maupun nasional ribuan kaplet obat dan vitamin berhasil disalurkan.

Bantuan ini diberikan lantaran jumlah yang terjangkit sangat banyak dan ini juga merupakan bentuk empati dari berbagai pihak. Dirinya bersama Rotary Indonesia dan Rotary Malang Club bergandengan tangan dalam membantu para penghuni yang terjangkit Covid-19 di Bhakti Luhur.

Baca Juga :  Adu Kualitas Program Kerja

Tahun ini, hampir seluruh kegiatannya dikerahkan untuk penanganan Covid-19. Tidak tanggung-tanggung Rotary Indonesia untuk Kota Malang sudah disiapkan 3.000 Swab PCR yang dapat digunakan untuk Nakes, termasuk Nakes di Yayasan Bhakti Luhur.

Selain alat Swab PCR, Rotary juga akan menyediakan bantuan tenaga kesehatan. Bantuan tersebut untuk membantu merawat pengasuh dan anak asuh, yang sedang menjalani isolasi mandiri di bangunan khusus di Bhakti Luhur. Meskipun sudah dibekali pengetahuan dan ilmu dalam merawat pasien Covid-19, tentu saja masih perlu bantuan dan pendampingan dari tenaga kesehatan yang sudah berpengalaman.

Baca Juga :  Klaster Araya Capai 19 Orang, Batasi Akses Jalan

“Memang dari anggota Rotary Indonesia ini cukup banyak yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan termasuk dokter. Harapanya kami menyiapkan Nakes sesuai kebutuhan,” lanjut Romy.

Bantuan berbentuk berbagai alat protokol kesehatan, APD, makanan, vitamin, dan obat-obatan, diharapkan bisa mendukung percepatan proses kesembuhan para pengasuh dan anak-anak difabel yang berada di Bhakti Luhur dan sedang terjangkit Covid-19. (dj7/aim)