Rizky Dwi Febrianto Cepat Beradaptasi di Posisi Baru

Bek kanan Arema FC Rizky Dwi Febrianto bisa bermain multiposisi sebagai bek tengah maupun gelandang tengah.

MALANG, NewMalangPos – Rizky Dwi Febrianto menjadi kandidat kuat yang menempati posisi bek kanan Arema FC di tim inti. Dia bersaing dengan Diego Michiels yang sama-sama bermain di posisi tersebut. Namun siapa sangka, meski punya peran sebagai pemain bertahan, Rizky rupanya punya kemampuan bermain di posisi gelandang tengah.

Pemain berusia 24 tahun ini baru didatangkan Singo Edan saat kompetisi musim 2020 sedang mandek. Ia datang di bulan September 2020. Kontrak terakhirnya tercatat bersama Persela Lamongan, sebelumnya lagi bersama Kalteng Putra.

Kedatangan Rizky ke Arema FC diharapkan mampu memberi kekuatan di posisi bek kanan. Kualitasnya terbilang mumpuni dan diakui. Dia pernah dipanggil timnas U-23 pada tahun 2019 lalu.

Baca Juga :  Kesulitan Cari Tanah Harga Murah

Namun di balik kemampuannya bermain di sektor sayap, Rizky mengaku punya kemampuan bermain sebagai gelandang. Bahkan itulah posisi aslinya sejak meniti karier dari kecil.

“Saya bisa gelandang. Soalnya dari kecil posisi saya memang gelandang. Saya pindah posisi jadi bek kanan itu waktu main di Kalteng Putra. Waktu dipanggil timnas, saya juga dimainkan di bek kanan,” kata pemain asal Kabupaten Jember itu.

Bisa dibilang, peran bek kanan yang sekarang fasih dimainkannya ini terbilang cukup baru. Ia baru menempati posisi bek kanan di musim 2019 saat masih berseragam Kalteng Putra. Rizky beradaptasi dengan cepat, bahkan menjadi posisi terbaiknya karena sampai dipanggil timnas U-23.

Baca Juga :  Satu Kiper Arema FC di Pintu Keluar

“Awal-awal itu saya ikut SSB Tunas Remaja di Jember. Sempat ikut Piala Remaja dan Piala Suratin. Waktu saya umur 19 tahun, saya main di Persepam Pamekasan di Liga 2. Lanjut ke Madura United dua tahun. Baru habis itu Kalteng Putra. Setelah itu langsung ke Arema FC,” terangnya.

Rizky tidak bisa menampik rasa senang saat tawaran bermain di Arema FC datang. Dia pun tahu akan diproyeksikan di bek kanan. “Saya pilih Arema FC karena salah satu tim besar di Indonesia, supporternya fanatik, dan dekat dengan rumah. Soalnya masih sama-sama Jawa Timur,” kata dia.

Baca Juga :  Harap-Harap Cemas Pilar Singo Edan

Modal bermain di sejumlah posisi merupakan keuntungan tersendiri bagi pemain sepak bola. Peluang bermainnya jadi lebih banyak di tim inti. Pelatih juga bisa lebih bebas dalam menentukan komposisi pemain.

Selain di gelandang, Rizky sempat beberapa kali dicoba sebagai bek tengah saat Arema FC sedang menyiapkan tim menjelang Piala Menpora 2021. Walaupun pada saat tampil di lapangan, tim yang sempat diasuh sementara oleh Kuncoro itu tetap dipercayakan di bek kanan. Tampil bergantian dengan Mochammad Sandy Ferrizal yang kini berada di Persela Lamongan. (abr/jon)

Pilihan Pembaca