Ribuan Personel Halau Pemudik

Mudik Lokal Malang Raya
Kawasan Exit Gerbang Tol Madyopuro akan menjadi salah satu titik kawasan penyekatan utama di Kota Malang. (NMP-M.Mansyur)

Boleh Mudik Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo

NewMalangPos – Pengawasan ketat terhadap pemudik gencar dilakukan. Aparat di seluruh Malang Raya mulai dikerahkan secara masif. Itu setelah apel kesiapan larangan mudik digelar Senin (26/4). Selain ribuan personel, ribuan alat rapid test antigen pun disiapkan.

Apel kesiapan larangan mudik itu digelar di masing-masing wilayah di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. Semua kekuatan personel aparat keamanan dan instansi terkait dikerahkan. Jumlah personel di Malang Raya yang dikerahkan lebih dari 1.000 orang.

Baca Juga :  Diamankan Polisi, 129 Orang Rapid Test

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar pastikan meningkatkan operasi yustisi. Pelaksanaan operasi menggunakan dua metode. Yakni stasioner maupun  mobile. Tujuannya mencegah masuknya warga yang mudik lebih awal maupun mencegah kerumunan.

Namun demikian polisi juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga warga mengetahui  kebijakan larangan mudik. “10 hari ini kami optimalkan sosialisasi lebih dulu, dengan melakukan operasi yustisi ataupun razia, ke tempat-tempat kerumunan. Harapannya warna semakin paham terkait larangan mudik lebaran tahun ini,” kata Hendri usai memimpin

apel kesiapan pengamanan larangan mudik menjelang Idul Fitri 1442 H di halaman Stadion Kanjuruhan, kemarin.

Baca Juga :  Hari Ini Penyerahan Hadiah Juara

Setelah 10 hari melakukan sosialisasi, tahapan selanjutnya pengetatan. Yaitu mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Dalam rangka Operasi Ketupat, Polres Malang mendirikan empat Posko Penyekatan. Yakni di exit Tol Lawang, exit Tol Singosari, exit Tol Pakis dan di area Karangkates Kecamatan Sumberpucung yang merupakan perbatasan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Blitar.

Selain empat posko tersebut, pihaknya juga mendirikan dua pos pelayanan. Yakni di Desa Kepuharjo Karangploso dan di wilayah Jalur Lingkar Selatan (JLS). Dua pos pelayanan ini memantau sekaligus mengantisipasi warga ke Batu maupun berwisata ke pantai di selatan Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Takut Dicap Koruptor, ASN Sanggupi Bayar Tagihan Koperasi Montana

“Tugas utama di posko penyekatan melakukan pengecekan. Jika ada warga dari luar eks karisidenan Malang maka seketika akan diputar balik,’’ kata perwira dengan dua melati di pundak ini.

Hendri menjelaskan kendaraan yang boleh masuk wilayah Kabupaten Malang adalah kendaraan yang berasal dari Malang Raya ditambah kota dan Kabupaten Pasuruan serta kota dan Kabupaten Probolinggo. Kawasan tersebut disebut wilayah Rayon 2.