Ramai Prostitusi Online, Aplikasi Michat Ikut Jadi Sorotan

10
new malang pos

Jakarta, NewMalangPos– Aplikasi MiChat yang sebelumnya sempat viral karena disalahgunakan untuk menjajaki prostitusi online buntut dari kasus Cynthiara Alona, membuat Menkominfo Johnny G Plate angkat bicara. Johnny menyebut pihak MiChat di Indonesia sudah berjanji akan men-take down akun yang diduga melakukan prostitusi online.

“Aplikasi MiChat adalah aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, hanya sering disalahgunakan oleh pengguna di Indonesia untuk melakukan komunikasi kegiatan yang berbau prostitusi online. MiChat sendiri sudah ada perwakilannya di Indonesia, dan sudah berkomitmen untuk melakukan take down akun-akun di MiChat yang disalahgunakan oleh netizen di Indonesia yang melakukan janji pertemuan ataupun promosi kegiatan prostitusi online, yang dilaporkan oleh Kominfo, Polri ataupun masyarakat,” ujar Johnny, Sabtu (20/3).

Menurut keterangan Johnny, saat ini belum ada permintaan resmi dari polisi terkait akun-akun prostitusi online. Namun, dia menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan polri agar ruang digital Indonesia bersih dan bermanfaat sebagaimana amanat dari Undang Undang Indonesia.

Sebelumnya, polisi menggerebek hotel milik artis Cynthiara Alona di Kreo, Larangan, Kota Tangerang. Polisi mengungkap 30 kamar di Hotel Alona penuh terisi anak-anak korban eksploitasi seksual.

Polisi mengatakan Alona dan manajemen hotel juga memperbolehkan anak-anak itu menggunakan kamar hotel untuk prostitusi, meski tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) yang menunjukkan identitasnya sudah dewasa. Anak-anak ini ditawarkan oleh muncikari ke pria hidung belang melalui media online, dan ditarif ratusan ribu hingga satu juta rupiah.

“Tarifnya yang dia terima melalui MiChat Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat ditanya mengenai tindakan terhadap aplikator, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/3).

Yusri juga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kominfo untuk menurunkan aplikasi MiChat itu. Polda Metro Jaya juga bakal berkoordinasi dengan virtual police.

“Kami berkoordinasi dengan Kominfo agar bisa men-take down dan kami ada virtual police,” katanya. “Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman Kominfo agar bisa menekan tapi ini berjalan terus. Mereka kucing-kucingan, bukan cuma prostitusi online saja,” pungkas Yusri. (zap/hri/dtk/mg3/ggs/nmp)