Raih 16 Medali Lomba Kreativitas Siswa Kota Malang

13
new malang pos
Siswa SMK PGRI 3 Malang berjaya di Lomba Welding LKS Kota Malang.

SMK PGRI 3 Kota Malang

NEW MALANG POS, MALANG – SMK PGRI 3 (Skariga) Kota Malang kembali mengukir prestasi terbaiknya. Skariga berhasil meraih 16 medali dalam Lomba Kreativitas Siswa (LKS) 2021 tingkat Kota Malang pada 23-24 Februari kemarin. Dari 16 medali yang diraih, ada 12 medali emas, dua medali perak dan dua perunggu.

Hasil gemilang itu didapat dari hasil usaha keras para siswa sebagai peserta dan sekolah melalui guru pembimbing, dan staff yang selalu mendukung penuh.  12 bidang lomba yang berhasil meraih medali emas antara lain, Automobile Technology, Chemistry, CNC Turning, Electronics, Industrial Control, IT Solution for Business, Marketing Online, Mechanical engineering CAD, Plastic Die Engineering, Refrigerator, Welding, Landscape and Gardening.

“Hasil tersebut merupakan buah dari menggalakkan gempur mental dan materi untuk siapkan peserta unggulan dalam ajang LKS Tahun 2021. Para peserta itu turun di 20 bidang lomba dengan jumlah siswa mencapai 25 orang,” kata Kabid Humas dan Marketing SMK PGRI 3 Kota Malang, Riyandi Agung Saputra, S.Or. kepada New Malang Pos, kemarin.

Dijelaskannya, meskipun terbilang minim persiapan lantaran jadwal yang mepet, tidak menghalangi  para siswa dan guru untuk tampil terbaik. Tidak hanya prima, tim Skariga berani turun di seluruh cabang lomba, sama seperti di tahun-tahun sebelumnya dengan tetap mempertahankan optimisme penuh.

Hanya memiliki waktu dua minggu persiapan, tidak sedikitpun melunturkan semangat bertanding kontingen Skariga. Tidak tanggung-tanggung, SMK PGRI 3 Kota Malang ini, siap mempertahankan sebagai peserta unggulan di empat bidang lomba di tingkat nasional dan internasional.

“Kami sudah siapkan seleksi di tingkat sekolah. Ini adalah peserta dengan kompetensi yang sudah teruji,” ungkap

Dirinya membeberkan tiga kunci utama dalam kesuksesan dalam berlaga, kesiapan mental yang prima, tidak gentar dan adaptif dengan sistem lomba yang dilaksanakan secara daring.

Kunci yang kedua adalah penguasaan materi. Riyan sapaan akrabnya menyampaikan, setiap peserta akan digembleng dengan penguasaan materi sesuai kisi-kisi.

Selain itu juga peserta akan disupport penuh dalam pengembangan kemampuan di bidang lomba masing-masing.  Persiapan fisik dan nutrisi bagi peserta. “Peserta tidak bisa bertanding apabila kondisi tubuhnya tidak prima. Tubuh yang sehat juga pastinya akan membawa mental dan pikiran positif saat melakukan pertandingan,” terangnya.

Kesempatannya menyiapkan memang terbatas, tapi prioritasnya menanamkan mental yang kuat, materi dan skill yang mempuni, dan tubuh yang sehat dan terawat. (dj7/adv/aim)