Rahasiakan Latihan Virtual

Pemain Arema FC berdiskusi dengan Dendi Santoso disela sela latihan yang digelar di lapangan luar Stadion Gajayana, Malang. (NMP-Stanley rehardson)

MALANG, NewMalangPos – Pelatih Arema FC merahasiakan latihan virtual yang informasinya sedang dijalankan tim. Mengingat lapangan sepak bola di Malang Raya ditutup sementara, Almeida memilih memberikan program individu dan dipantau secara virtual.

Namun berbeda dengan latihan normal tim yang biasanya bisa dilihat masyarakar umum, terutama saat berlatih di Lapangan Ketawang, Gondanglegi, Kabupaten Malang. Atau minimal bisa diakses media saat berlatih di Stadion Gajayana atau Stadion Kanjuruhan. Latihan virtual kali ini benar-benar tertutup.

“Tidak semua hal yang sedang kami kerjakan saat ini bisa kami ungkapkan ke semua orang,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Baca Juga :  Liga 1 Digulirkan 3 Juli

Menurutnya, hal-hal di dalam tim seperti program latihan cukup menjadi porsinya tim pelatih. Ia menilai wewenang yang diembannya perlu diketahui banyak orang. Pelatih berusia 43 tahun itu hanya menegaskan tim tetap menjalankan program yang disesuaikan dengan pemberlakukan PPKM Darurat.

“Latihan masalah kerjaan tim pelatih. Kami yang memberi instruksi kepada kepada para pemain. Walaupun tidak semua materi latihan kami ekspos secara umum,” lanjutnya.

Dalam kondisi seperti latihan virtual ini pun, Almeida mengaku koordinasinya dengan asisten pelatih masih lancar. Pembagiannya tugasnya juga masih jelas, walaupun dia enggan membeberkan seperti apa koordinasi dengan asistennya jika berlatih secara virtual. Sebab jika berlatih di lapangan, mereka bisa saling bagi tugas secara langsung.

Baca Juga :  Dua Amunisi Baru Arema FC Bergabung

“Ya saya masih komunikasi dengan mereka (asisten pelatih). Kadang-kadang melalui chat, video call, atau video conference. Masih ada pembagian tugasnya,” jelas dia. (abr/jon)