BONDET, Bikin Koplo Akhirnya Ngaplo

NewMalangPos, MBURU uceng kelangan deleg,..itu sih adagium Jawa. Maunya sih nagguk untung gede-gedean dengan berbisnis. Sayangnya bisnis yang ditekuni justru barang haram, alias pil koplo. Bukan untung gede, namun malah masuk hotel prodeo, dikerangkeng di kamar pengab.

Alkisah, Mentil, warga Jalan Rajawali, Sukun, punya niat cari duit sendiri untuk nambah ngepulnya dapur. Bisnis itulah yang pengin dia geluti.  Ia yang baru berusia 26 tahun itu pun klipang-klipeng cari partner bisnis, karena  dia cuman bondho sekengkel alias dengkul.

Kebetulan sekali saat itu Bondet, kenalannya di Jalan Menco  juga lagi cari distributor. Mengaku pengusaha membuat si Mentil terkiwir-kiwir. Apalagi Bondet punya mulut selicin belut, membuat Mentil semakin lulut.

Apalagi dijanjikan bisnis mudah dengan untung gede, sesuai dengan apa yang dikarepke Mentil. Gayung pun bersambut, sesuai janji, Bondet pun memasok barang ke Mentil yang diangkat sebagai distributor. Barangnya cuman sebotol, tapi hasilnya bisa jutan rupiah. Botol itu ternyata berisi pil koplo dobel L.

Mentil yang memang punya tampilan kece dengan bibir semerah darah dan kemlamut pun gampang mencari mangsa, anak-anak muda khususnya. Jualannya laris manis membuat Mentil ketagihan.

Namun malang, apa yang dilakukan pun dicium Pak Polisong setelah barang kecilnya itu sedang dibikin pesta sama Bocil  konsumennya.

Saat itu bocil sedang mendem koplo di jembatan Klayatan III. Polisong yang curiga pun mencokoknya. Dari Bocil inilah bisnis Mentil terungkap. Dari tangannya disita 2 botol berisi 2000 pil koplo. Ia pun igelandang ke kantor polisi dan mengaku kalau dia selama ini dipasok sama si Bondet.

Giliran Bondet yang lagi hitung-hitung untung langsung disergap. Dari tangan Bondet didapat 2,4 juta pil koplo, konon pasokan dari Jakarta. Wowww…….akhirnya Mentil pun ngaplo. Maunya cari untung malah buntung.(agp)