PT LIB Ambil Alih Pengelolaan Transportasi Klub

Direktur PT LIga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita, optimistis Liga 1 2021/2022 akan mendapat izin pekan ini. (Foto: detikcom/Muhammad Robbani)

MALANG, NewMalangPos – Kebijakan terbaru dikeluarkan PT LIB selaku operator Liga 1 musim 2021. Dalam kebijakan yang sifatnya bersiap menyongsong kompetisi musim depan, PT LIB memastikan akan mengambil alih pengelolaan transportasi klub.

Dengan kata lain, Arema FC berpotensi tidak bisa sembarang menggunakan bus tim terbarunya saat berpergian melakoni pertandingan.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menyampaikan ada dua fasilitas yang sedang disiapkan pihaknya. Pertama adalah akomodasi. Kedua adalah transportasi. PT LIB akan langsung mengelola kedua fasilitas tersebut tanpa campur tangan klub.

“Dulu, selama bergulirnya kompetisi, akomodasi dan transportasi dikelola masing-masing klub. Untuk musim ini, kami tak mau mengambil risiko. Kebijakan penyediaan akomodasi dan transportasi bagi peserta tersebut kami lakukan karena situasi yang masih pandemi Covid-19,”  ungkap Hadian.

Baca Juga :  Target Cetak Gol di Setiap Laga

Keputusan terbaru itu diambil untuk meyakinkan pemerintah bahwa sepak bola dapat dikendalikan secara penuh. PT LIB bersama PSSI mendapat mandat untuk bisa memutar kompetisi tanpa muncul klaster penyebaran Covid-19 di lingkungan sepak bola, baik itu di dalam ofisial pemain atau di sekitarnya.

Adapun kebijakan tersebut dapat berpengaruh pada persiapan Arema FC saat ini. Presiden klub Gilang Widya Pramana sebetulnya sudah menyiapkan bus tim yang dapat digunakan selama perjalanan tandang. Ini akan menjadi bus pertama atas nama klub pemberian dari Gilang langsung.

Baca Juga :  Sengit di Lini Depan

“Nanti akan dilaunching berbarengan dengan fasilitas yang lain, seperti mess pemain dan juga ruang media terbaru Arema FC,” kata Gilang.

Namun berhubung format kompetisi sempat dibicarakan akan digelar dengan semi bubble-to-bubble dengan sistem enam seri, maka perjalanan tandang sedikit berubah. Dalam satu seri, Arema FC akan menetap di satu wilayah selama satu bulan lebih.

Belum ada kejelasan maksud pengelolaan transportasi itu hanya akan dilakukan saat berada di wilayah yang menggelar seri atau sejak keberangkatan dari daerah klub masing-masing.

Baca Juga :  Latihan Tertutup untuk Pemulihan Pemain

Sementara itu, Hadian juga menuturkan, pihaknya hanya tinggal menunggu sinyal dari pemerintah dan Satgas Covid-19. Jika sinyal itu diberikan, PT LIB kemungkinan besar akan menggulirkan kompetisi pada tanggal 20 Agustus 2021.

“Pada saat pemerintah memberikan lampu hijau untuk kick off, sesegera mungkin kami memutar kompetisi. Tentu, setelah kembali berkoordinasi dengan semua kontestan dan juga PSSI,” jelasnya.

Aspek-aspek pendukung pun diakuinya sudah dilakukan pengecekan kembali. Mulai dari penggunaan stadion, penjadwalan dan format kompetisi, serta pembagian grup untuk Liga 2. “Kalaupun ada penyesuaian, lebih ke jadwal pertandingan,” imbuh Hadian. (abr/jon)

artikel Pilihan